Selesai Diisolasi di RLC, 40 Tentara Arhanud Jadi Jubir Sosialisasikan Prokes
Kamis, 11 Februari 2021 - 15:28 WIB
loading...
Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie melepas 40 pasien Covid-19 yang telah selesai menjalani karantina di RLC. Foto: Hasan Kurniawan/SINDOnews
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Rumah Lawan Covid-19 (RLC) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melepas sebanyak 43 pasien Covid-19 yang telah selesai menjalani karantina . Dari total itu, 40 orang di antaranya tentara dari Batalion Arhanud Serpong.
Pelepasan dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie. Kepada puluhan tentara itu, Benyamin berharap, mereka bisa menjadi juru bicara pemerintah mengkampanyekan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.
"Pemerintah sudah melakukan berbagai ikhtiar, sekarang 40 orang dari batalion Arhanud harus jadi juru bicara kami, sosialisasikan 5 M saja," kata Benyamin kepada Sindonews di RLC Tangsel, BSD, Serpong, Kamis (11/2/2021). Baca juga: Rumah Lawan COVID-19 Tangsel Penuh, Tersisa 15 Tempat Tidur Rusak
Dengan selesainya masa karantina di RLC, diharapkan kepada 40 serdadu yang telah merasakan langsung karantina, bisa menjadi juru bicara yang baik dalam memerangi Covid-19, mulai memakai masker dan lain-lainnya.
"Jadi tolong, kita saling membantu. Kebetulan bapak ibu punya pengalaman. Saya ucapkan banyak terima kasih, kepada Batalian Arhanud. Tentara mending perang melawan teroris, ini perang melawan virus gak kelihatan," paparnya. Baca juga: Penghuni Rumah Lawan Perampok Bermodus Padamkan Listrik
Sementara itu, Koordinator RLC Tangsel dr Suhara Manullang mengatakan, puluhan tentara itu tertular Covid-19 usai mengikuti perjalanan dinas dari Maluku Utara. Jumlahnya sebanyak 40 orang. Sedang tiga lainnya warga sipil.
"Mereka baru pulang dari Maluku Utara. Hari ini RLC memulangkan 43 prajurit Arhanud Serpong dan tiga masyarakat umum. Mereka rata-rata OTG dan gejala ringan, dan sekarang sudah sembuh," pungkasnya. Baca juga: Tampung ODP dan PDP, Rumah Lawan Covid di Tangsel Miliki Fasilitas Hotel
Pelepasan dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie. Kepada puluhan tentara itu, Benyamin berharap, mereka bisa menjadi juru bicara pemerintah mengkampanyekan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.
"Pemerintah sudah melakukan berbagai ikhtiar, sekarang 40 orang dari batalion Arhanud harus jadi juru bicara kami, sosialisasikan 5 M saja," kata Benyamin kepada Sindonews di RLC Tangsel, BSD, Serpong, Kamis (11/2/2021). Baca juga: Rumah Lawan COVID-19 Tangsel Penuh, Tersisa 15 Tempat Tidur Rusak
Dengan selesainya masa karantina di RLC, diharapkan kepada 40 serdadu yang telah merasakan langsung karantina, bisa menjadi juru bicara yang baik dalam memerangi Covid-19, mulai memakai masker dan lain-lainnya.
"Jadi tolong, kita saling membantu. Kebetulan bapak ibu punya pengalaman. Saya ucapkan banyak terima kasih, kepada Batalian Arhanud. Tentara mending perang melawan teroris, ini perang melawan virus gak kelihatan," paparnya. Baca juga: Penghuni Rumah Lawan Perampok Bermodus Padamkan Listrik
Sementara itu, Koordinator RLC Tangsel dr Suhara Manullang mengatakan, puluhan tentara itu tertular Covid-19 usai mengikuti perjalanan dinas dari Maluku Utara. Jumlahnya sebanyak 40 orang. Sedang tiga lainnya warga sipil.
"Mereka baru pulang dari Maluku Utara. Hari ini RLC memulangkan 43 prajurit Arhanud Serpong dan tiga masyarakat umum. Mereka rata-rata OTG dan gejala ringan, dan sekarang sudah sembuh," pungkasnya. Baca juga: Tampung ODP dan PDP, Rumah Lawan Covid di Tangsel Miliki Fasilitas Hotel
(mhd)
Lihat Juga :