Penuh Kontroversi, Apakah Kasus Aisyah Weddings Sudah Direncanakan?
Kamis, 11 Februari 2021 - 12:17 WIB
loading...
A
A
A
Ketika MNC Portal Indonesia melakukan penelusuran terhadap Aisyah Weddings dipenuhi oleh kejanggalan. Hari ini Kamis (11/2/2021) websitenya mendadak menghilang dari dunia maya. Websitenya tak mencantumkan nomor telepon dan alamat kantor.
Dalam penelusuran dunia maya, dari beberapa promo yang tersebar di sejumlah kota, Aisyah Weddings juga menampilkan banner yang cukup nyeleneh selain menawarkan kepada orang tua anak gadis untuk menikahkan anaknya.
Aisyah Weddings juga mempromosikan jasa poligami bagi laki-laki. Bahkan istri pertama, kedua, ketiga, hingga keempat mengaku telah disiapkan dalam spanduk yang tersebar di kota-kota seperti Sulawesi dan Lombok. Baca juga: Anang Siapkan Pernikahan Mewah Aurel dan Atta Halilintar, Ini Kata Dr Tirta
Di Jakarta, promo Aisyah Weddings dilakukan dengan menyelipkan brosur melalui salah satu koran ternama di Jakarta Pusat.
“Oke kejanggalannya, make sense kah suatu WO yang baru aja September dibikin mau narget 3 wilayah sekaligus di tiga kawasan Indonesia yang berbeda? Sebenarnya aku ada banget kecurigaan kenapa kawasan Menteng, Kendari, dan Lombok dipilih, yaitu asosiasi ke Islam radikal,” kata @representatif.
Dalam penelusuran dunia maya, dari beberapa promo yang tersebar di sejumlah kota, Aisyah Weddings juga menampilkan banner yang cukup nyeleneh selain menawarkan kepada orang tua anak gadis untuk menikahkan anaknya.
Aisyah Weddings juga mempromosikan jasa poligami bagi laki-laki. Bahkan istri pertama, kedua, ketiga, hingga keempat mengaku telah disiapkan dalam spanduk yang tersebar di kota-kota seperti Sulawesi dan Lombok. Baca juga: Anang Siapkan Pernikahan Mewah Aurel dan Atta Halilintar, Ini Kata Dr Tirta
Di Jakarta, promo Aisyah Weddings dilakukan dengan menyelipkan brosur melalui salah satu koran ternama di Jakarta Pusat.
“Oke kejanggalannya, make sense kah suatu WO yang baru aja September dibikin mau narget 3 wilayah sekaligus di tiga kawasan Indonesia yang berbeda? Sebenarnya aku ada banget kecurigaan kenapa kawasan Menteng, Kendari, dan Lombok dipilih, yaitu asosiasi ke Islam radikal,” kata @representatif.
Lihat Juga :