Limbah APD Hotel Isolasi di Tangerang Dibuang ke Bogor, Ini Fakta Tersembunyi yang Dibongkar Polisi

Rabu, 10 Februari 2021 - 15:30 WIB
loading...
Limbah APD Hotel Isolasi...
Kapolres Bogor AKBP Harun mengungkapkan, limbah medis alat pelindung diri (APD) yang dibuang di wilayah Kabupaten Bogor berasal dari hotel tempat isolasi pasien COVID-19 di Kota Tangerang. Okezone/Putra Ramadhani Astyawan
A A A
BOGOR - Kapolres Bogor AKBP Harun mengungkapkan, limbah medis berupa alat pelindung diri (APD) yang dibuang di wilayah Kabupaten Bogor berasal dari hotel tempat isolasi pasien COVID-19 di Kota Tangerang. Limbah medis tersebut dibuang di daerah pertanian dan persawahan di daerah Tenjo dan Cigudeg, Kabupaten Bogor.

“Sampah ini didapat dari salah satu tempat atau hotel yang dijadikan tempat isolasi OTG pasien COVID-19 di Kota Tangerang. Mulai dari situ kita melaksanakan penyelidikan terkait adanya tindak pidana pengelolaan sampah dan juga limbah berbahaya," kata Harun, kepada wartawan di Mapolres Bogor, Cibinong, Rabu (10/2/2021).

Polisi sudah membekuk dua tersangka pembuang limbah alat pelindung diri (APD) di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Hasil penyelidikan diketahui, limbah APD berasal dari salah satu hotel di Kota Tangerang yang menjadi tempat isolasi pasien COVID-19. (Baca juga; Polisi Ciduk Pembuang Limbah APD Pasien Covid-19 di Bogor )

Hotel dengan inisial PPH itu memang menjalani kerja sama dengan pemerintah setempat untuk tempat isolasi pasien COVID-19 kategori orang tanpa gejala (OTG). "Ini ada kerja sama MoU dengan Pemkot Tangerang 29 Desember 2020," jelas Harun.

Pada awalnya, hotel tersebut bekerja sama dengan perusahaan PT AP untuk pengelola limbah medisnya. Dalam kerja sama itu perusahaan mendapat kontrak sebesar Rp10 juta sekali angkut. (Baca juga; Limbah APD Dibuang Sembarangan, Bupati Bogor: Kita Cari Pelakunya! )

"Dari kerja sama dilaksanakan pelaksanaan isolasi oleh Pemkot Tangerang pihak hotel ini dengan pagenya 113 orang dengan budget setiap termin ini Rp830 juta hingga satu orangnya sekitar Rp500 ribuan per hari. Tentunya banyak sampah medis, sampah spesifik, dan juga limbah B3-nya. Kemudian pihak hotel bekerja sama dengan PT AP untuk pengelolaan limbah ini dengan kesepakatan bersama budget Rp10 juta tiap pengambilan," bebernya.

PT AP sempat mengambil beberapa kali limbah medis itu untuk diolah. Tapi, dalam perjalanannya pihak hotel merasa ongkos terlalu tinggi sehingga secara ilegal dan sengaja bekerja sama dengan laundry di tempatnya untuk membuang limbah medis yang hanya sebasar Rp1 juta sekali angkut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polisi Berhasil Bongkar...
Polisi Berhasil Bongkar Pabrik Tembakau Sintetis Terbesar di Jawa Barat
Kronologi Pembunuhan...
Kronologi Pembunuhan Sekuriti di Bogor oleh Anak Majikan
Kronologi Bentrok Suporter...
Kronologi Bentrok Suporter PSIS-Persita Tangerang yang Akibatkan 2 Bus Rusak Parah
Rekomendasi
BPIP Sebut 228 Putra-Putri...
BPIP Sebut 228 Putra-Putri Terbaik Jalani Verifikasi Paskibraka Tingkat Pusat 2026
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Jeda Hidrasi Piala Dunia...
Jeda Hidrasi Piala Dunia 2026: Demi Pemain atau Senjata Rahasia Pelatih?
Berita Terkini
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Toni, Badri, dan Saiful...
Toni, Badri, dan Saiful Hakim Dilaporkan Kader PPP ke Polda Metro atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Muktamar
Banyuwangi Kota Pembuka...
Banyuwangi Kota Pembuka Satu Indonesia Awards 2026, Bupati: SDM Kunci Kemajuan Daerah
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
71 Kali Gempa Susulan...
71 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Passing Grade Terbaik...
Passing Grade Terbaik se-Kediri, Mas Dhito Antar Siswa Boarding School Masuk PT
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved