Heroik, Kakek dan Ibu di Majalengka Selamat dari Banjir Berkat Sinar Lampu
Senin, 08 Februari 2021 - 18:06 WIB
loading...
Petugas BPBD Majalengka berhasil mengevakuasi kakek dan ibu yang terjebak banjir di tengah sawah. Foto/BPBD Majalengka
A
A
A
MAJALENGKA - Evakuasi korban banjir di Kabupaten Majalengka , Jawa Barat menyisakan kisah heroik. Petugas menyelamatkan seorang kakek dan ibu yang terjebak banjir di tengah sawah, Minggu (7/2/2021) malam berkat sinar lampu.
Baca juga: Sempat Hanyut Terseret Banjir, Bocah di Majalengka Ini Lemas
"Di (Kecamatan) Kasokandel, tadi malam kami mengevakuasi kakek dan ibu-ibu di tengah sawah. Itu sekitar jam 12 malam," kata Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Majalengka Reza Permana.
Baca juga: Selain Putuskan Jalur Majalengka-Indramayu, Banjir Rendam Perkantoran di Ligung
Waktu evakuasi yang dilakukan malam hari, memaksa petugas bekerja lebih ekstra. Apalagi, jarak dari sawah ke jalan raya lumayan panjang sekitar 150 meter.
"Saat dievakuasi, mereka di gubuk. Itu, ketinggian air sekitar 1,5 meter. Kami melakukan evakuasi dengan menggunakan perahu mesin," ujarnya.
Penyelamatan tersebut berawal dari informasi warga yang diterima BPBD yang menyebutkan bahwa korban tidak ada di rumah, dan kemungkinan besar terjebak banjir di sawah.
"Saat kami telusuri, si ibu ini kasih tanda pakai lampu. Akhirnya kami langsung ke tempat mereka. Kemungkinan mereka tidak bisa pulang karena terhalang banjir. Jadi, ketika sore mau pulang, air sudah naik," jelas Reza.
"Untuk identitasnya, kami tidak data. Karena yang kami utamakan itu menyelamatkan. Setelah berhasil evakuasi, sudah. Mereka baik-baik aja," lanjut dia.
Baca juga: Sempat Hanyut Terseret Banjir, Bocah di Majalengka Ini Lemas
"Di (Kecamatan) Kasokandel, tadi malam kami mengevakuasi kakek dan ibu-ibu di tengah sawah. Itu sekitar jam 12 malam," kata Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Majalengka Reza Permana.
Baca juga: Selain Putuskan Jalur Majalengka-Indramayu, Banjir Rendam Perkantoran di Ligung
Waktu evakuasi yang dilakukan malam hari, memaksa petugas bekerja lebih ekstra. Apalagi, jarak dari sawah ke jalan raya lumayan panjang sekitar 150 meter.
"Saat dievakuasi, mereka di gubuk. Itu, ketinggian air sekitar 1,5 meter. Kami melakukan evakuasi dengan menggunakan perahu mesin," ujarnya.
Penyelamatan tersebut berawal dari informasi warga yang diterima BPBD yang menyebutkan bahwa korban tidak ada di rumah, dan kemungkinan besar terjebak banjir di sawah.
"Saat kami telusuri, si ibu ini kasih tanda pakai lampu. Akhirnya kami langsung ke tempat mereka. Kemungkinan mereka tidak bisa pulang karena terhalang banjir. Jadi, ketika sore mau pulang, air sudah naik," jelas Reza.
"Untuk identitasnya, kami tidak data. Karena yang kami utamakan itu menyelamatkan. Setelah berhasil evakuasi, sudah. Mereka baik-baik aja," lanjut dia.
(shf)
Lihat Juga :