Jalur Koridor Batang - Semarang Banjir, Perjalanan Sejumlah KA Terganggu

Sabtu, 06 Februari 2021 - 13:35 WIB
loading...
Jalur Koridor Batang...
Jalur kereta api (KA) koridor Batang hingga Semarang terendam banjir, Sabtu (6/2/2021)
A A A
SEMARANG - Jalur kereta api (KA) koridor Batang hingga Semarang terendam banjir, Sabtu (6/2/2021). Akibatnya, perjalanan sejumlah kereta api terganggu.

Kereta api yang terganggu perjalanannya yakni, KA Argo Bromo Anggrek dari Surabaya Turi tujuan Jakarta, yang tertahan di Stasiun Gambringan; KA Kaligung dari Tegal tujuan Semarang tertahan di Stasiun Mangkang. Begitu juga Kaligung tujuan Tegal.

Baca juga: Semarang Banjir, Warga Perum Mangkang Raya Dievakuasi

Kemudian KA Maharani dari Surabaya Turi tujuan Semarang tertahan di Stasiun Brumbung. KA Kamandaka dari Purwokerto tujuan Semarang tertahan di Stasiun Pekalongan. KA Kedungsepur dari Semarang tujuan Ngrombo tertahan di Stasiun Tawang. KA Harina dari Bandung tujuan Surabaya Turi tertahan di Stasiun Poncol dan 10 kereta api barang juga tertahan di koridor yang sama.

Humas KAI Daop 4 Semarang Krisbiyantoro mengatakan, PT KAI terus berupaya menekan kelambatan dan tetap melayani para pelanggan. PT KAI Daop 4 Semarang mengalihkan rute atau mengalihkan ke moda lain.

Baca juga: Diguyur Hujan Semalaman, Permukiman Desa Lorireng Demak Kebanjiran Sukmawijaya

"Untuk KA Argo Bromo anggrek dari Stasiun Gambringan dialihkan rute perjalanannya melalui lintas Selatan lewat Solo - Yogya - Purwokerto - Cirebon," katanya, Sabtu (6/2/2021).

KA Harina para pelanggannya selain mendapatkan service recovery, dialihkan dengan moda bus dari Stasiun Poncol menuju ke Stasiun Brumbung dengan jarak 17 km. Selanjutnya diangkut dengan rangkaian yang telah disiapkan eks rangkaian KA Maharani.

Sedangkan pelanggan KA Maharani untuk menuju ke Semarang diangkut dengan bus. Pelanggan KA Joglosemarkerto dari Stasiun Alastua diangkut dengan minibus menuju Stasiun Poncol.

Menurutnya, curah hujan sejak kemarin malam tak kunjung reda dan mengakibatkan Stasiun Tawang, Poncol dan Jalur KA lintas Utara sebagian terendam air.
Stasiun Tawang seluruhnya terendam banjir hingga ke jalan raya depan stasiun.

"Kedalaman air di hall stasiun Tawang mencapai 70 cm, mengakibatkan fasilitas penumpang juga mengalami gangguan. Untuk Stasiun Poncol hanya halaman parkir depannya saja," ujarnya.

Dia menyatakan, dengan kondisi banjir yang hampir merata di wilayah Daop 4 Semarang ini, berakibat Perjalanan Kereta Api terganggu. Jalur lintas Utara yang masih terjadi banjir dan belum bisa dilalui KA adalah petak jalan Stasiun Poncol - Tawang dan Stasiun Tawang - Alastua karena kedalaman air mencapai 30 cm di atas kepala rel.

"Kami PT KAI Daop 4 Semarang mohon maaf yang sebesar besar atas terganggunya sejumlah perjalanan KA di wilayah Daop 4 Semarang," pungkasnya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Minimalisasi Banjir...
Minimalisasi Banjir Tangsel, FPSC Susur Sungai Ciputat
Cuaca Ekstrem Picu Banjir...
Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah dalam 2 Hari
Cuaca Ekstrem Masih...
Cuaca Ekstrem Masih Mengancam, Banjir dan Angin Kencang Landa Bogor hingga Pati
Cegah Banjir, 39,7 Ton...
Cegah Banjir, 39,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Sabi Kota Tangerang
3.517 Warga Terdampak...
3.517 Warga Terdampak Banjir di Kota Kendari, 2 Orang Meninggal Dunia
Banjir Bogor dan Jakarta:...
Banjir Bogor dan Jakarta: Alarm Keras Transformasi Tata Kota Berbasis Air
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Kawal Dana RT Rp25 Juta,...
Kawal Dana RT Rp25 Juta, Wali Kota Agustina Pastikan Pengurus Lingkungan Didampingi Total
Wali Kota Agustina Tegaskan...
Wali Kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
Rekomendasi
Kinerja Keuangan Impresif,...
Kinerja Keuangan Impresif, MNC Kapital Rombak Direksi dan Bidik Penambahan Modal
Keberlangsungan Energi...
Keberlangsungan Energi Listrik vs Dominasi Oligarki Batubara
Nyaris Kaya Mendadak,...
Nyaris Kaya Mendadak, Driver Ojol Tak Menyangka Temuan Ini Disebut Jeratan Gaib
Berita Terkini
PT Pegadaian CPS Pondok...
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Bersama Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan
3 Pengamen di Bekasi...
3 Pengamen di Bekasi Coba Bakar Rumah Warga, Sempat Ditangkap dan Diselesaikan Melalui RJ
Kang Cucun Santuni 1.448...
Kang Cucun Santuni 1.448 Anak Yatim di 12 Titik di Bandung dan Resmikan Rutilahu
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Polda NTT Perkuat Kesehatan Mental Personel lewat USEFT
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Infografis
Perjalanan Karier Mpok...
Perjalanan Karier Mpok Alpa, dari Video Viral hingga Jadi Presenter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved