Fakta Baru Pembunuhan Sekeluarga Dalang Ki Anom Subekti di Rembang
Jum'at, 05 Februari 2021 - 21:09 WIB
loading...
Polisi masih mendalami pembunuhan yang menewaskan empat orang di Padepokan Ongko Joyo Desa Turusgede, Rembang . Anjing pelacak turut dikerahkan ke lokasi kejadian untuk mengendus keberadaan pelaku. Foto TKP/iNews TV/Taufik B
A
A
A
REMBANG - Polisi masih mendalami kasus pembunuhan satu keluarga yang menewaskan empat orang di Padepokan Ongko Joyo Desa Turusgede, Rembang , Jawa Tengah. Anjing pelacak turut dikerahkan ke lokasi kejadian untuk mengendus keberadaan pelaku.
Empat korban tewas di antaranya seniman sekaligus dalang Ki Anom Subekti (65), istrinya Tri Purwati (50), anak Al Fitri Saiditina (12), dan cucu Galih Lintang Laras Kinanti (11). Para korban ditengarai dihabisi saat dalam kondisi tidur, dan sejumlah barang berharga milik korban masih utuh.
“Informasi terbaru, dua buah HP milik pasangan suami istri yang terbunuh, Anom Subekti dan Tri Purwati ikut dibawa pelaku. Muncul dugaan untuk menghilangkan jejak komunikasi dengan pelaku,” kata Kapolres Rembang , AKBP Kurniawan Tandi Rongre, Jumat (5/2/2021).
Baca : Misteri Tewasnya Satu Keluarga di Rembang, Polisi Menduga Dibunuh karena Dendam
Hasil penyelidikan polisi, keluarga Anom Subekti tersebut diduga dibunuh karena dianiaya menggunakan benda tumpul. Untuk mengungkap kasus tersebut, polisi tengah melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi.
Polres Rembang juga mengerahkan anjing pelacak di lokasi kejadian dalam mengusut kasus pembunuhan empat orang yang masih satu keluarga. Polisi ingin mencari tambahan bukti, termasuk kemungkinan adanya jejak para pelaku yang diperkirakan lebih dari satu orang.
Empat korban tewas di antaranya seniman sekaligus dalang Ki Anom Subekti (65), istrinya Tri Purwati (50), anak Al Fitri Saiditina (12), dan cucu Galih Lintang Laras Kinanti (11). Para korban ditengarai dihabisi saat dalam kondisi tidur, dan sejumlah barang berharga milik korban masih utuh.
“Informasi terbaru, dua buah HP milik pasangan suami istri yang terbunuh, Anom Subekti dan Tri Purwati ikut dibawa pelaku. Muncul dugaan untuk menghilangkan jejak komunikasi dengan pelaku,” kata Kapolres Rembang , AKBP Kurniawan Tandi Rongre, Jumat (5/2/2021).
Baca : Misteri Tewasnya Satu Keluarga di Rembang, Polisi Menduga Dibunuh karena Dendam
Hasil penyelidikan polisi, keluarga Anom Subekti tersebut diduga dibunuh karena dianiaya menggunakan benda tumpul. Untuk mengungkap kasus tersebut, polisi tengah melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi.
Polres Rembang juga mengerahkan anjing pelacak di lokasi kejadian dalam mengusut kasus pembunuhan empat orang yang masih satu keluarga. Polisi ingin mencari tambahan bukti, termasuk kemungkinan adanya jejak para pelaku yang diperkirakan lebih dari satu orang.
Lihat Juga :