Eksotiknya Situs Prasejarah Liang Panning, Surga Tersembunyi di Pelosok Maros

Jum'at, 05 Februari 2021 - 17:31 WIB
loading...
Eksotiknya Situs Prasejarah...
Tim Disbudpar Maros saat meninjau Situs Prasejarah Liang Panning di Mallawa. Foto: Istimewa
A A A
MAROS - Tim Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Maros, melakukan pemantauan ke situs cagar budaya, Liang Panning di Dusun Langi' Desa Wannuawaru, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Saat meninjau lokasi situs prasejarah liang Panning, pada awal pekan lalu, Tim Disbudpar Maros yang dipimpin Tenaga Ahli Cagar Budaya, Yusriadi Arief bersama pihak Desa Wannuawaru rencananya akan melakukan pengembangan sebagai objek wisata situs cagar budaya dengan peringkat Kabupaten.

Tenaga Ahli Cagar Budaya (TACB) Disbudpar Maros, Yusriadi Arief mengatakan, sejarah penemuan Liang Panning ini sudah dikenal oleh masyarakat Mallawa sejak masa penjajahan.

Baca Juga: Gubernur Sulsel Dukung Penuh Infrastruktur Geopark Maros-Pangkep

"Sejarah penemuan Liang Panning ini sejak masa penjajahan kolonial, gua ini sudah dikenal oleh masyarakat Mallawa dan sekitarnya," jelas Yusriadi.

Meskipun sudah dikenal luas oleh masyarakat Mallawa, namun khusus untuk kegiatan penelitian baru dimulai pada awal 90-an.

"Penelitian ini dilakukan oleh balai pelestarian cagar budaya begitupun dengan balai arkeologi. Temuan-temuan arkeologis yang ditemukan di gua ini mengindikasikan gua ini telah dihuni oleh manusia prasejarah sejak 7.000 tahun yang lalu," ujar Yusriadi Arief.

Lanjut disampaikannya, ada beberapa indikasi lain yang menguatkan Liang Panning ini pernah dihuni oleh manusia prasejarah setelah ditemukannya peninggalan budaya .

"Berberapa indikasi lain yang menguatkan gua ini pernah dihuni itu dengan adanya peninggalan budaya berupa alat batu, juga sisa sisa makanan berupa cangkang kerang atau molusca," kata Yusriadi

Selain itu, situs Liang Panning ini menjadi penting khususnya untuk mempelajari bagaimana interaksi manusia di masa prasejarah dengan adanya kontak dua kebudayaan antara budaya Toala dengan manusia yang menggunakan bahasa Astronesia.

Baca Juga: Unesco Validasi Ulang Status UGG Geopark Ciletuh-Pelabuhan Ratu

Salah satu potensi yang penting juga hasil penelitian di Liang ini ditemukan kerangka manusia yang telah berumur 4.000 tahun yang lalu.

Sementara oleh Pemerintah Daerah dalam hal ini Disbudpar di tahun 2019 berdasarkan potensi yang dimiliki oleh keputusan bupati ditetapkan menjadii situs cagar budaya dengan peringkat kabupaten.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
Silaturahmi Akbar Betawi,...
Silaturahmi Akbar Betawi, Pramono Minta Cagar Budaya Terus Dilestarikan
Unpas Bandung Gelar...
Unpas Bandung Gelar Festival Komunikasi Budaya 2026
Sarinah Sambut Natal...
Sarinah Sambut Natal dan Tahun Baru 2026 dengan Program Budaya-Kepedulian Sosial
Culture Beyond Borders...
Culture Beyond Borders Suguhkan Pertunjukan Budaya Internasional di Kota Tua Jakarta
Maarif Institute Ajak...
Maarif Institute Ajak Publik Meneladani Buya Syafii melalui Pentas Budaya
Hari Seni Sedunia, Ibas...
Hari Seni Sedunia, Ibas Dorong Penguatan Seni Budaya Kreatif
Rekomendasi
Refly Harun Sudah Siapkan...
Refly Harun Sudah Siapkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Berita Terkini
BMKG Peringatkan Siklon...
BMKG Peringatkan Siklon Tropis Mekkhala Menguat, Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved