Mulai Besok, Ganjil Genap di Kota Bogor Berlaku 24 Jam
Jum'at, 05 Februari 2021 - 17:18 WIB
loading...
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. Foto/Putra Ramadhani Astyawan/Okezone
A
A
A
BOGOR - Penerapan ganjil genap bagi kendaraan bermotor di wilayah Kota Bogor akan berlangsung selama 24 jam mulai Sabtu 6 Februari 2021. Aturan tersebut berlaku di seluruh ruas jalan Kota Bogor.
"Berlaku 24 jam di seluruh jalan," kata Wali Kota Bogor Bima Arya kepada wartawan, Jumat (5/2/2021). Baca juga: Ini 11 Titik Check Point Pemberlakuan Ganjil Genap di Kota Bogor
Bima menambahkan, aturan ganjil genap ini pada dasarnya bukan untuk mengatasi kemacetan lalu lintas atau mengurangi produktivitas. Tetapi lebih pada aspek menjaga protokol kesehatan.
"Ini tidak untuk menghambat produktivitas. Ditujukan fokus untuk protokol kesehatan terutama untuk orang-orang yang tidak jelas tujuannya," tambahnya. Baca juga: Selain Ganjil Genap, Pemkot Bogor Tutup Sejumlah Akses Jalan dan Batasi Aktivitas Warga
![Mulai Besok, Ganjil Genap di Kota Bogor Berlaku 24 Jam]()
Namun, apabila masyarakat yang ingin bekerja mendapat pengecualian dengan menunjukan identitas pekerjaannya. Karena itu, sasaran utama ganjil genap kendaraan yang tidak jelas tujuannya.
"Bagi yang berkegiatan bekerja, melayani publik, perekonomian masih bisa. Tapi apabila tidak ada kejelasan, inilah yang kita putar balik," kata Bima. Baca juga: Bogor Berlakukan Sistem Ganjil Genap untuk Motor dan Mobil dari Jumat hingga Minggu
Seperti diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memutuskan untuk menerapkan ganjil genap bagi kendaraan roda dua maupun empat pada 6-7 Februari dan 12-14 Februari 2021. Hal itu guna mengurangi mobilitas dalam menekan angka penularan Covid-19.
"Berlaku 24 jam di seluruh jalan," kata Wali Kota Bogor Bima Arya kepada wartawan, Jumat (5/2/2021). Baca juga: Ini 11 Titik Check Point Pemberlakuan Ganjil Genap di Kota Bogor
Bima menambahkan, aturan ganjil genap ini pada dasarnya bukan untuk mengatasi kemacetan lalu lintas atau mengurangi produktivitas. Tetapi lebih pada aspek menjaga protokol kesehatan.
"Ini tidak untuk menghambat produktivitas. Ditujukan fokus untuk protokol kesehatan terutama untuk orang-orang yang tidak jelas tujuannya," tambahnya. Baca juga: Selain Ganjil Genap, Pemkot Bogor Tutup Sejumlah Akses Jalan dan Batasi Aktivitas Warga

Namun, apabila masyarakat yang ingin bekerja mendapat pengecualian dengan menunjukan identitas pekerjaannya. Karena itu, sasaran utama ganjil genap kendaraan yang tidak jelas tujuannya.
"Bagi yang berkegiatan bekerja, melayani publik, perekonomian masih bisa. Tapi apabila tidak ada kejelasan, inilah yang kita putar balik," kata Bima. Baca juga: Bogor Berlakukan Sistem Ganjil Genap untuk Motor dan Mobil dari Jumat hingga Minggu
Seperti diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memutuskan untuk menerapkan ganjil genap bagi kendaraan roda dua maupun empat pada 6-7 Februari dan 12-14 Februari 2021. Hal itu guna mengurangi mobilitas dalam menekan angka penularan Covid-19.
(mhd)
Lihat Juga :