Dievaluasi Provinsi Masuk Zona Merah, Bupati Semprot Kadinkes Pangandaran
Sabtu, 16 Mei 2020 - 22:04 WIB
loading...
Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata ketika memarahi Kepala Dinas Kesehatan Yani Achmad Marzuki. Foto: SINDOnews/Syamsul Maarif
A
A
A
PANGANDARAN - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran Yani Achmad Marzuki kena marah Bupati Jeje Wiradinata. Ini terjadi di Command Center Sekretariat Daerah Pangandaran saat evaluasi Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) secara virtual dengan Gubernur Jawa Barat dan 27 kepala daerah se-Jawa Barat, Sabtu (16/5/2020)
Kemarahan Bupati Jeje bermula ketika Tim Gugus Tugas Provinsi Jawa Barat memaparkan data perkembangan kasus COVID-19. Dalam pemaparan disebutkan, indeks reproduksi dan level kewaspadaan tertinggi Pangandaran dinyatakan kategori tertinggi di Jawa Barat dengan angka 4,9.
Ini artinya Kabupaten Pangandaran merupakan daerah dengan level kewaspadaan 4 atau zona merah. Data itu pun diprotes Bupati Jeje yang mempertanyakan mekanisme pengolahan data yang dilakukan Gugus Tugas Provinsi Jawa Barat.
"Pasien positif di Pangandaran sampai saat ini satu orang dan sudah sembuh. Bagaimana bisa Pangandaran mejadi zona merah dan indeks reproduksinya tertinggi?" kata Jeje.
(Baca: Bebas dari Lapas Cibinong, Bahar Smith: Terima Kasih Umat Islam)
Kemarahan Bupati Jeje bermula ketika Tim Gugus Tugas Provinsi Jawa Barat memaparkan data perkembangan kasus COVID-19. Dalam pemaparan disebutkan, indeks reproduksi dan level kewaspadaan tertinggi Pangandaran dinyatakan kategori tertinggi di Jawa Barat dengan angka 4,9.
Ini artinya Kabupaten Pangandaran merupakan daerah dengan level kewaspadaan 4 atau zona merah. Data itu pun diprotes Bupati Jeje yang mempertanyakan mekanisme pengolahan data yang dilakukan Gugus Tugas Provinsi Jawa Barat.
"Pasien positif di Pangandaran sampai saat ini satu orang dan sudah sembuh. Bagaimana bisa Pangandaran mejadi zona merah dan indeks reproduksinya tertinggi?" kata Jeje.
(Baca: Bebas dari Lapas Cibinong, Bahar Smith: Terima Kasih Umat Islam)
Lihat Juga :