Hanya 2 Pekan, Perajin Ini Mampu Rangkai Kayu Jadi Kapal Nelayan

Kamis, 04 Februari 2021 - 02:03 WIB
loading...
Hanya 2 Pekan, Perajin...
Perajin perahu Supriyono (47), menyelesaikan penggarapan perahu tradisional di tempat penambatan perahu nelayan Gunung Anyar, Surabaya. Foto/SINDONews/Ali Masduki
A A A
SURABAYA - Supriyono (47), seorang perajin kapal tradisional asal Kota Surabaya mampu merangkai kayu menjadi kapal nelayan hanya dalam dua pekan.

Kapal yang ia produksi adalah kapal jenis getek. Kapal ini biasa dipakai oleh para nelayan untuk berburu ikan di laut. Meski tergolong kecil, namun perahu tersebut mampu membawa beban hingga 1 ton.

Supri mengaku, kapal yang klotok yang saat ini diproduksi secara manual merupakan pesanan dari nelayan setempat. "Ini perahu getek buat cari ikan," katanya pada Sindonews, di Dermaga Mangrove Gunung Anyar Surabaya.

Baca juga: Optimalkan PPKM, Jalan Mayjend Sungkono Bakal Ditutup saat Weekend

Kapal sepanjang 7 meter dan lebar 1, 2 meter itu dibuat menggunakan Kayu Bangkirai. Warga Medokan Ayu Surabaya ini menjelaskan, Kayu Bangkirai merupakan jenis kayu yang kuat dan tahan terhadap perubahan cuaca.

Kayu jenis ini sering digunakan untuk konstruksi berat, salah satunya dalam pembuatan kapal. "Kapal Kayu Bangkirai ini paling lama saya garap dua minggu sudah jadi," kata dia.

Baca juga: Khawatir Tertular, Paguyuban Pengelola Mall Cito Tolak Pengoperasian Rumah Sakit COVID-19

Pembuatan kapal kloyok dari Kayu Bangkirai, lanjutnya cukup mudah. Hanya saja, ada tingkat kesulitan di awal yakni saat proses penekukan bagian bawah kapal. "Yang atas tinggal ngikuti saja," ujarnya.

Untuk harga, kapal kelotok karya Supri dijual dikisaran Rp10 juta tanpa mesin. Jika menambah mesin, ia menaikkan sesuai harga mesin di pasaran.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Dukung Nelayan Lebih...
Dukung Nelayan Lebih Aman Melaut, Askrindo Gandeng DKP Kabupaten Demak
BMKG Ingatkan Potensi...
BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi hingga 13 Mei 2026
Ingin Nelayan Sejahtera,...
Ingin Nelayan Sejahtera, Prabowo: Bukan Kapal Asing yang Ambil Ikan di Laut Kita
Prabowo Tinjau Kampung...
Prabowo Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo: Saya Ingin Nelayan Sejahtera!
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
Pemerintah Kawal Penanganan...
Pemerintah Kawal Penanganan Insiden Kapal yang Libatkan WNI di Perairan Perak Malaysia
Pertahankan Standart...
Pertahankan Standart Mutu Pelayanan Kapal, SLM Berikan Penghargaan The Best Vessel Quarter 1 2026
Rekomendasi
Yamaha MX King 150 Prima...
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Meluncur di PRJ 2026
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved