Alokasi Pupuk Bersubsidi di Jawa Timur Naik Menjadi 2.804.823 Ton

Selasa, 02 Februari 2021 - 08:14 WIB
loading...
Alokasi Pupuk Bersubsidi...
Alokasi pupuk bersubsidi untuk Jawa Timur (Jatim) tahun ini mencapai 2.804.823 ton. Jumlah itu naik 454.864 ton dibanding 2020 yang mencapai 2.349.959 ton. SINDOnews/Lukman
A A A
SURABAYA - Alokasi pupuk bersubsidi untuk Jawa Timur (Jatim) tahun ini mencapai 2.804.823 ton. Jumlah itu naik 454.864 ton dibanding 2020 yang mencapai 2.349.959 ton.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur (Jatim), Hadi Sulistyo mengatakan, meski mengalami kenaikan, ada pengurangan jatah untuk pupuk urea. Dari 967.612 ton menjadi 948.470 ton atau turun sebesar 19.142 ton di 2021.

Kemudian pupuk ZA dari 358.560 ton turun menjadi 344.474 ton atau turun sebesar 14.084 ton. “Alokasi pupuk organik granul mengalami penurunan dari 324.282 ton menjadi 270.714 ton,” katanya, Senin (1/2/2021).

Hadi mengaku tidak tahu apa alasan pemerintah pusat mengurangi jatah pupuk urea untuk Jatim. Padahal, kata dia, pupuk urea merupakan pupuk yang cocok dengan pertanian di Jatim. "Jatah pupuk itu adalah kebijakan dari pusat, jadi kita tidak tahu kenapa kok jatah pupuk urea untuk Jatim menurun. Kita tugasnya hanya mendistribusikan alokasi yang dari pusat ke kabupaten/kota," jelasnya. Baca: Guru Besar IAIN Bukittinggi Meninggal Dunia Terpapar COVID-19.

Dia memastikan pupuk bersubsidi sudah didistribusikan ke 38 kabupaten/kota di Jatim. Dia membantah jika terjadi kelangkaan ditingkat bawah. "Jadi bukan langka, tapi petani itu nariknya kadang melebihi target. Misalnya jatah pupuk Februari diambil, lalu petani ngambil lagi untuk jatah Maret. Sehingga untuk ngambil lagi di bulan berikutnya malah dibilang langka, padahal itu sudah diambil semua. Karena mungkin ketakutan, kalau sesuai jadwal enggak akan terjadi seperti itu," kata Hadi.

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, Kementerian Pertanian (Kementan) menjamin stok pupuk subsidi mencukupi bagi petani. Pihaknya terus berupaya agar pasokan pupuk subsidi kepada petani tidak bermasalah. Baca Juga: Ini Latar Belakang Viralnya 'Desa Mati' di Majalengka yang Menggemparkan.

Alokasi pupuk yang diterima oleh tiap daerah dipengaruhi oleh besarnya anggaran subsidi, realisasi penyaluran tahun sebelumnya, usulan kebutuhan pupuk dari para petani di daerah, dan luas lahan pertanian yang ada. "Keberadaan pupuk sangat penting. Oleh karena itu, kita terus memantau ketersediaan pupuk agar kebutuhan petani mencukupi, khususnya kepada mereka yang memang berhak mendapatkan pupuk subsidi," kata Syahrul.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Legislator PDIP Minta...
Legislator PDIP Minta Truk Pupuk Diprioritaskan di Tengah Kelangkaan Solar
Dorong Transparansi...
Dorong Transparansi Pendanaan NGO, Mahasiswa Jatim Minta Negara Perkuat Pengawasan
ESQ Raih Penghargaan...
ESQ Raih Penghargaan atas Inovasi Pemetaan Talenta ASN Terbanyak dan Termodern Berbasis AI di Jawa Timur
2 Dosen di Jawa Timur...
2 Dosen di Jawa Timur Ajari Ibu Rumah Tangga di Dukuh Setro Buat Minuman Herbal
Mentan Amran dan KSP...
Mentan Amran dan KSP Qodari Sidak Kios Pupuk di Lampung
Mengenal Lambung Turah:...
Mengenal Lambung Turah: Kreator yang Konsisten Menjelajahi Kuliner Blusukan di Jawa Timur
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Rekomendasi
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Diminta Diusut Tuntas, Publik Diminta Mengawal
Rahasia 2 Ayat Terakhir...
Rahasia 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Dibaca Malam Hari, Pahalanya Luar Biasa
Raih Doktor di Unair,...
Raih Doktor di Unair, Pangi Chaniago Tawarkan Model Baru Jelaskan Split Ticket Voting di Indonesia
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved