Muntahkan 700 Peluru per Menit, Detasemen Kawal Khusus Coba SS2 Pindad Terbaru

Senin, 01 Februari 2021 - 17:43 WIB
loading...
Muntahkan 700 Peluru...
Senjata produksi Pindad keluaran terbaru SS2-V5 A1 digunakan dalam latihan tembak Detasemen Kawal Khusus Kemenhan di Pusdiklat Kopassus, Batujajar, Jabar. Foto/Pindad
A A A
BANDUNG - Senjata produksi (Kemenhan) RI di Pusat Pendidikan dan Latihan Kopassus, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Senjata yang disebut versi paling canggih kelas SS2 ini akan digunakan selama 40 hari sejak 27 Januari 2021 lalu.

Baca juga: Bakal Dibuat Versi Sipil, Maung Pindad Dijual Rp600 Jutaan Plt Sekretaris Perusahaan PT Pindad Krisna Cahyadianus menyebutkan, senjata buatan Pindad yang digunakan dalam program pelatihan adalah SS2-V5 A1 dan pistol G2 Combat. Senjata SS2-V5 A1 merupakan salah satu varian SS2 terbaru, memiliki desain yang ergonomis, tahan terhadap kelembaban tinggi, memiliki beban yang lebih ringan, dan dapat menambah kenyamanan pengguna.

Baca juga: Ramai Soal Kendaraan Taktis Pindad, Ini Sejarah Awal Mula Terciptanya Maung

Muntahkan 700 Peluru per Menit, Detasemen Kawal Khusus Coba SS2 Pindad Terbaru

"SS2-V5 A1 ini merupakan versi terbaru dari SS2-V5, dimana desain yang paling kontras terdapat pada popor lipat SS2-V5 yang diganti menjadi popor dengan model teleskopik," katanya, Senin (1/2/2021).

Menurut dia, senjata SS2-V5 A1 dibuat untuk memenuhi kebutuhan operasi pada aspek kecepatan tembakan dan bidikan, dilengkapi dengan fasilitas picatinny rail baik pada bagian samping maupun atas. Fungsinya untuk lasser point maupun senter, hal ini efektif pada pertempuran dalam ruangan yang minim cahaya.
Muntahkan 700 Peluru per Menit, Detasemen Kawal Khusus Coba SS2 Pindad Terbaru

"Kaliber peluru yang digunakan pada SS2-V5 A1 adalah standar NATO yaitu 5.56 x 45 mm dengan rata-rata tembakan peluru 700 butir/menit. Kecepatan peluru dapat mencapai hingga 720 m/detik dengan jarak tembakan efektif sejauh 200," jelasnya.

Menurut dia, selain menggunakan senjata SS2-V5 A1, latihan menembak Detasemen Kawal Khusus Kementerian Pertahanan RI juga menggunakan G2 Combat Pistol.

Latihan menembak ini dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai arahan pemerintah. Seluruh instruktur serta peserta diwajibkan untuk menggunakan masker, hingga mengatur jumlah peserta yang melaksanakan kegiatan.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
83 Kantong Jenazah Dievakuasi...
83 Kantong Jenazah Dievakuasi dari Lokasi Longsor Bandung Barat, Pencarian Dilanjutkan
Tinjau Korban Longsor...
Tinjau Korban Longsor di Cisarua, Stafsus Menag: Bagian dari Traumatic Healing
Hari Kedelapan Operasi...
Hari Kedelapan Operasi SAR Longsor Bandung Barat, Total 70 Kantong Jenazah Dievakuasi
Update Pencarian Korban...
Update Pencarian Korban Longsor Bandung Barat, Tim SAR Evakuasi 7 Kantong Jenazah
5 Jenazah Korban Longsor...
5 Jenazah Korban Longsor Cisarua Bandung Barat Ditemukan, Total 60 Korban
Tim DVI Berhasil Identifikasi...
Tim DVI Berhasil Identifikasi 20 Jenazah Korban Longsor Cisarua
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Seskab Teddy: Langit...
Seskab Teddy: Langit Indonesia Harus Aman, Kedaulatan Tidak Bisa Ditawar
Rekomendasi
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Ruben Onsu Curhat, Konflik...
Ruben Onsu Curhat, Konflik dengan Sarwendah Bikin Lelah Fisik dan Mental
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Berita Terkini
Polisi Tangkap 2 Pelaku...
Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Hendak Culik Lansia di PIK Jakut
Buka Peluang Global,...
Buka Peluang Global, BRImo Kini Hadirkan Reksa Dana USD Batavia untuk Investor
Desa Les Bali Sukses...
Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA
Sejumlah Pengurus PPP...
Sejumlah Pengurus PPP Daerah Dorong Polda Metro Jaya Usut Dugaan Pemalsuan Dokumen
Titik-titik Demo di...
Titik-titik Demo di Jakarta Hari Ini, Masyarakat Diimbau Cari Jalur Alternatif
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Infografis
Hamas Mampu Hancurkan...
Hamas Mampu Hancurkan Tel Aviv Israel dengan 130 Rudal Per Menit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved