Kuasa Hukum: Polisi Diminta Usut Dugaan TPPU Indosurya Cipta

Sabtu, 16 Mei 2020 - 15:39 WIB
loading...
Kuasa Hukum: Polisi...
semangat juang para kliennya tersebut untuk mencari keadilan dan kepastian hukum atas simpanan mereka dalam KSP Indosurya Cipta begitu kuat. Foto ilustrasi/SINDOnews
A A A
BANTEN - Jumat 15 Mei 2020 merupakan hari terakhir pendaftaran pengajuan tagihan PKPU bagi Nasabah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Cipta sebagaimana telah diumumkan sebelumnya pada 4 Mei 2020 oleh Tim Pengurus Koperasi Simpan Pinjam Indosurya Cipta (dalam PKPU).

Para nasabah Koperasi Indosurya semakin hari semakin meningkat yang turut serta dan berbondong- bondong untuk melakukan pendaftaran PKPU kepada tim Pengurus di daerah Cipondoh, Tangerang, Banten. (Baca: Jelang PSBB di Prabumulih Pejabat dan Pengunjung Pasar Tak Terapkan Physical Distancing)

Selaku Kuasa Hukum dari banyak Kreditur KSP Indosurya, Wardaniman Larosa, mengatakan bahwa semangat juang para kliennya tersebut untuk mencari keadilan dan kepastian hukum atas simpanan mereka dalam KSP Indosurya Cipta begitu kuat.

“Dikarenakan situasi PSBB bahkan tidak jarang para nasabah memanfaatkan teknologi dengan mengirim email dan juga mengirim menggunakan dengan ekspedisi demi mendapatkan haknya,” kata Wardaniman Larosa dalam pernyataan tertulis yang diterima SINDOnews, Sabtu (16/05/2020).

Wardaniman Larosa pun memastikan bahwa dirinya akan membela dan mempertahankan hak-hak kliennya agar dapat segera diterima.

“Saya memastikan akan membela hak mereka (klien-red) dalam forum rapat-rapat termasuk akan membuat laporan polisi atas dugaan Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan serta Tindak Pidana Pencucian Uang di Bareskrim Polri dalam waktu dekat,” tegasnya.

Wardaniman Larosa berkeyakinan bahwa melalui laporan polisi dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) akan semakin terang aliran dana kurang lebih sebesar Rp10 triliun milik nasabah KSP Indosurya Cipta.

“Bareskrim Mabes Polri dan PPATK harus segera menginvestigasi dan menyita aset-aset KSP Indosurya Cipta termasuk aset-aset harta pribadi dan harta orang terdekat dari pemiliknya sepanjang terdapat indikasi aliran dana dari KSP Indosurya,” paparnya.

Dirinya pun menambahkan kepada Pemilik (HS) untuk segera menyelesaikan persoalan ini dengan mengembalikan dana nasabah KSP Indosurya Cipta secara utuh termasuk bunga dan denda keterlambatan finalty agar persoalan ini tidak berlarut-larut.

“Kasihan kepada para nasabah kreditur KSP Indosurya karena tidak jarang nasabah yang berusia kepala 5 keatas dan sering mendengar bahwa dana yang mereka investasi tersebut seharusnya bisa mereka digunakan untuk persiapan hari tua. Tetapi kenyataan justru sebaliknya,” pungkas Wardaniman Larosa.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demo Mahasiswa, Polisi...
Demo Mahasiswa, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas hingga Kerahkan Ribuan Pasukan
Mahasiswa Turun ke Jalan...
Mahasiswa Turun ke Jalan Hari Ini, 4.151 Personel Gabungan Dikerahkan
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Operasi Patuh Jaya 8-21...
Operasi Patuh Jaya 8-21 Juni 2026, Pengendara Copot Pelat Nomor Jadi Target
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Berhasil Bendung Peredaran Tramadol di Jakpus
Dari Penyidik KPK hingga...
Dari Penyidik KPK hingga Dirreskrimum Polda NTT, Jejak Karier Kombes Sigit Haryono
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
PDIP: UU Polri Harus...
PDIP: UU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki
Rekomendasi
Kronologi Haji Bolot...
Kronologi Haji Bolot Dilarikan ke RS karena Serangan Jantung, Bermula dari Sesak Napas
Kisah Ristiana Artanti,...
Kisah Ristiana Artanti, Anak Buruh Proyek yang Berhasil Kuliah Gratis di UGM
Terkenal Fanatik, Suporter...
Terkenal Fanatik, Suporter Argentina Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Demo Mahasiswa, Polisi...
Demo Mahasiswa, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas hingga Kerahkan Ribuan Pasukan
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
BEM UI: Ekonomi Hanya...
BEM UI: Ekonomi Hanya Tumbuh di Atas Kertas, di Meja Makan Rakyat Tidak Ada yang Berubah
BEM UI Gelar Aksi di...
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Pengendara Diimbau Cari Rute Alternatif
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Hukum yang Menyita Perhatian Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved