21 Hari Larangan Mudik, 504 Kendaraan Masuk DIY Diminta Putar Balik
Sabtu, 16 Mei 2020 - 18:30 WIB
loading...
A
A
A
Untuk jalur alternatif, yang menjadi perhatian adalah jalur Tempel-Pakem dan Tempel-Jalan Wates di wilayah Sleman, Srandakan di wilayah Bantul serta Baron-Rongkop dan depan Kecamatan Ngawen di Gunungkidul.
"Selama 21 hari kami juga mencatat ada 28 kejadian kecelakaan lalu lintas, 4 orang luka berat, 3 orang luka ringan, kerugian materi Rp9,4 juta," kata mantan Kapolres Sleman itu.
Sementara itu, hingga Jumat (15/5/2020), perantau yang mudik ke Sleman tercatat ada 7.720 orang. Paling banyak di Kecamatan Tempel, 825 orang dan paling sedikit di Kecamatan Cangkringan, 207 orang.
"Selama 21 hari kami juga mencatat ada 28 kejadian kecelakaan lalu lintas, 4 orang luka berat, 3 orang luka ringan, kerugian materi Rp9,4 juta," kata mantan Kapolres Sleman itu.
Sementara itu, hingga Jumat (15/5/2020), perantau yang mudik ke Sleman tercatat ada 7.720 orang. Paling banyak di Kecamatan Tempel, 825 orang dan paling sedikit di Kecamatan Cangkringan, 207 orang.
(abd)
Lihat Juga :