Plh Wali Kota Jakpus soal Pencegahan Banjir: Ada Hujan atau Tidak Laporkan!
Senin, 01 Februari 2021 - 10:35 WIB
loading...
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pelaksana harian (Plh) Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat (Jakpus) Irwandi meminta alat pengukur curah hujan yang ada di wilayah diorganisir. Hal itu penting sebagai upaya pencegahan banjir .
"Selain diaktifkan, alat pengukur curah hujan juga perlu diamati. Jangan sampai tidak diamati berapa intensitas curah hujan yang turun dan dicatat berapa hasilnya. Dibuat form khusus untuk mencatat hasilnya," Irwandi di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Senin (1/2/2021)
Baca juga: Penanganan Banjir di Jakarta Pusat Wajib Gunakan Standar KPI, Genangan Maksimal 6 Jam
Selain diorganisir dengan pencatatan, lanjut Irwandi, hasil pengukuran curah hujan pun harus dilaporkan setiap pekan.
Hasil laporan tersebut akan dilaporkan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
"Jadi ada hujan dan tidak hujan, harus dilaporkan setiap minggu. Nanti kita akan merekap itu dan dilaporkan kepada Pak Gubernur, " tandasnya.
"Selain diaktifkan, alat pengukur curah hujan juga perlu diamati. Jangan sampai tidak diamati berapa intensitas curah hujan yang turun dan dicatat berapa hasilnya. Dibuat form khusus untuk mencatat hasilnya," Irwandi di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Senin (1/2/2021)
Baca juga: Penanganan Banjir di Jakarta Pusat Wajib Gunakan Standar KPI, Genangan Maksimal 6 Jam
Selain diorganisir dengan pencatatan, lanjut Irwandi, hasil pengukuran curah hujan pun harus dilaporkan setiap pekan.
Hasil laporan tersebut akan dilaporkan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
"Jadi ada hujan dan tidak hujan, harus dilaporkan setiap minggu. Nanti kita akan merekap itu dan dilaporkan kepada Pak Gubernur, " tandasnya.
Lihat Juga :