Masih Lawan COVID-19, Bupati Malah Kosongkan Jabatan Kadinkes

Minggu, 31 Januari 2021 - 04:43 WIB
loading...
Masih Lawan COVID-19,...
Proses mutasi dan rotasi pejabat di lingkungan Pemda KBB oleh Bupati Aa Umbara Sutisna secara virtual, Jumat (29/1/2021). Salah satunya mengosongkan Kadinkes karena pejabatnya digeser menjadi staf ahli. Foto/Dok.SINDOnews
A A A
BANDUNG BARAT - Bupati Bandung Barat , Aa Umbara Sutisna melakukan mutasi dan rotasi besar-besaran usai sembuh dari COVID-19. Total tercatat ada 500 pejabat baik jabatan pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, dan jabatan fungsional yang mengalami pergeseran.

Namun ada yang menarik mengingat bupati justru memilih mengosongkan jabatan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes). Pasalnya Kadinkes Hernawan Widjajanto digeser menjadi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM. Padahal saat ini pandemi COVID-19 masih berkecamuk dan kasus di KBB cukup tinggi. Baca juga: Percepat Penyembuhan COVID-19, Bupati Bandung Barat Jalani Terapi Plasma

Selain Hernawan ada dua pejabat lain yang masuk jajaran staf ahli. Yaitu Apung Hadiat Purwoko yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Rini Santika yang jabatan sebelumnya Kepala Satpol PP. Jabatan Kepala Satpol PP langsung diisi Asep Sehabudin dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup oleh Anugrah.

"Ini aneh dan sangat di luar nalar. Mengosongkan jabatan kepala dinas kesehatan padahal kasus COVID-19 di KBB masih tinggi dan vaksinasi COVID-19 sedang berjalan," terang anggota DPRD KBB Dadan Supardan, Sabtu (30/1/2021).

Menurutnya, peran Kadis Kesehatan begitu urgen dalam kondisi saat ini. Di lapangan, masyarakat yang terpapar COVID-19 masih terus meningkat secara kuantitas. Berbagai kebijakan penting dan cepat harus dilakukan oleh kepala dinas definitif dan akan berbeda bobotnya ketika dilakukan oleh seorang Plt kepala dinas.

Lebih lanjut, kata Dadan, fungsi pengendalian juga koordinasi dalam sektor pengendalian dan penanganan penyebaran COVID-19 ini harus betul, terencanakan secara tepat, dan sempurna. "Saya pikir untuk kondisi sekarang (COVID-19) lebih prioritas Kepala Dinas Kesehatan daripada harus mengisi orang ke jabatan staf ahli," tegas politisi Partai Golkar ini.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) KBB Asep Ilyas menjelaskan, kekosongan pejabat eselon 2 itu lantaran ada pejabat yang meninggal dunia serta ada dua OPD yang baru dibentuk. Yaitu Disnakertrans, Dinkes, Damkar, Bapenda, dan Kesbangpol. Baca juga: Sembuh dari COVID-19, Bupati Bandung Barat Rotasi 500 Pejabat

"Nantinya akan dilaksanakan lelang jabatan (open bidding) bagi lima jabatan tinggi pratama tersebut. Untuk sementara akan dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) melalui Surat Perintah (SP) yang dikeluarkan oleh Sekda," jelasnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
83 Kantong Jenazah Dievakuasi...
83 Kantong Jenazah Dievakuasi dari Lokasi Longsor Bandung Barat, Pencarian Dilanjutkan
Tinjau Korban Longsor...
Tinjau Korban Longsor di Cisarua, Stafsus Menag: Bagian dari Traumatic Healing
Hari Kedelapan Operasi...
Hari Kedelapan Operasi SAR Longsor Bandung Barat, Total 70 Kantong Jenazah Dievakuasi
Update Pencarian Korban...
Update Pencarian Korban Longsor Bandung Barat, Tim SAR Evakuasi 7 Kantong Jenazah
5 Jenazah Korban Longsor...
5 Jenazah Korban Longsor Cisarua Bandung Barat Ditemukan, Total 60 Korban
Tim DVI Berhasil Identifikasi...
Tim DVI Berhasil Identifikasi 20 Jenazah Korban Longsor Cisarua
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Kawal Instruksi Presiden...
Kawal Instruksi Presiden Soal Ojol, Komisi V DPR Minta Tarif Baru Tak Bebani Konsumen
Bea Cukai Musnahkan...
Bea Cukai Musnahkan 44 Juta Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai Rp32,9 Miliar
Komnas Perempuan Klarifikasi...
Komnas Perempuan Klarifikasi Kedatangan Sarwendah, Ternyata Belum Buat Aduan Resmi
Berita Terkini
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Infografis
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved