Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan Meningkat, Ini Penyebabnya

Rabu, 27 Januari 2021 - 06:19 WIB
loading...
Kekerasan Terhadap Anak...
Foto/ilustrasi SINDOnews
A A A
PADANG - Kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan selama 2020 di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) meningkatkan dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan angka tertinggi kekerasan terjadi selama pandemi COVID-19 atau sepanjang 2020. Hal tersebut dicatat Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang.

"Kasus kekerasan yang didampingi selama 2020 mencapai 275 kasus. Kalau dibanding tahun 2019 kasus tersebut berada di angka 144 kasus. Meningkatnya kasus kekerasan salah satu penyebabnya adalah faktor ekonomi," ungkap Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak DP3AP2KB Kota Padang, Nurhayati, Selasa (26/1/2021). Baca juga: Sidang Perdana Siswa SMAN 109, Keluarga Audi Pukuli Terdakwa

Faktor lain, kata Nurhayati, masih minim kesetaraan gender berdampak pada peningkatan kekerasan. Ditambah lagi penerapan pembelajaran sekolah secara daring selama pandemi sering terjadi aksi kekerasa n.

"Selanjutnya masalah lingkungan, faktor gawai yang luar biasa besar pengaruhnya. Apalagi hampir satu tahun anak belajar daring. Penerapannya bagus, tapi kadang dengan pemakaian IT berdampak dengan hal yang tak wajar, ini merusak anak," paparnya.

Aksi kekerasan terhadap anak dan perempuan biasanya didominasi di lingkungan keluarga. Apalagi suatu keluarga menjadi salah satu yang terdampak pandemi. "Kadang orang tua yang biasa bekerja di luar, sekarang sudah di rumah semuanya. Orang tua yang mendidik ini kadang kurang pas, anak bertanya langsung dicubit, itu sudah suatu bentuk kekerasan," ucapnya

Lanjut Nurhayati, kekerasan terhadap anak di antaranya adalah kekerasan seksual. Ada 20 kasus kekerasan seksual terhadap anak dan kemudian disusul kekerasan psikis delapan kasus selama 2020. Kemudian, kekerasan fisik terhadap anak tiga kasus. Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dua kasus, pelataran satu kasus dan ekploitasi satu kasus serta lainnya 189 kasus.

"189 kasus lainnya itu merupakan hak sipil, seperti dalam pengurusan akte kelahiran anak, KK. Dalam kasus ini kamu berkoordinasi dengan Disdukcapil membantu dalam pengurusan," tuturnya. Baca juga: Nenek dan Tante Penganiaya Gadis 7 Tahun di Bukittinggi Ditangkap Polisi

Nurhayati mengakatakn, pihaknya mendampingi hak sipil anak yang salah satu penyebabnya anak yang lahir di luar nikah. Termasuk, hasil dari pernikahan siri. "Atau anak ini tidak tahu ayah dan ibunya, dititip di panti. Kami melakukan pendampingan dan memberikan bantuan dalam pengurusan," tuturnya.

Sedangkan kasus kekerasan terhadap perempuan, untuk KDRT berjumlah lima kasus. Fisik dan psikis enam kasus, seksual dua kasus, penelantaran lima kasus dan lainya 33 kasus. "Kasus perempuan dan anak ini, bagaimana dalam menangani kami memberikan pendampingan. Untuk kekerasan seksual dan psikis kami memberikan pendampingan psikologis," tuturnya.

Kasus ekerasan Terhadap Anak

• 2017 Total 35 Kasus

Rincian KDRT 4 kasus, fisik 7 kasus, psikis 6 kasus, seksual 10 kasus, penelantaran 3 kasus, ekploitasi dua kasus dan lainya tiga kasus.

• 2018 Total 80 Kasus

Rincian KDRT 5 kasus, fisik 9 kasus, psikis 20 kasus, seksual 20 kasus, penelantaran 1 kasus, ekploitasi dua kasus dan lainya 23 kasus.

• 2019 Total 133 Kasus

Rincian KDRT 3 kasus, fisik 1 kasus, psikis 10 kasus, seksual 23 kasus, penelantaran 3 kasus, ekploitasi 1 kasus dan lainya 92 kasus.

• 2020 Total 224 Kasus

Rincian KDRT 2 kasus, fisik 3 kasus, psikis 8 kasus, seksual 20 kasus, penelantaran 1 kasus, ekploitasi 1 kasus dan lainya 189 kasus.

Kekerasan Terhadap Perempuan

• 2017 Total 22 Kasus

Rincian KDRT 5 kasus, fisik 5 kasus, psikis 3 kasus, seksual 5 kasus, penelantaran 2 kasus, ekploitasi 1 kasus dan lainya 1 kasus.

• 2018 Total Kasus 24

Rincian KDRT 6 kasus, fisik 3 kasus, psikis 3 kasus, seksual 5 kasus, penelantaran 3 kasus, ekploitasi 3 kasus dan lainya 2 kasus.

• 2019 Total Kasus 11

Rincian KDRT 5 kasus, fisik 1 kasus, psikis 1 kasus, seksual 1 kasus, penelantaran 1 kasus, ekploitasi nol kasus dan lainya 2 kasus.

• 2020 Total 51 Kasus

Rincian KDRT 5 kasus, fisik 2 kasus, psikis 4 kasus, seksual 2 kasus, penelantaran 5 kasus, ekploitasi nol kasus dan lainya 33 kasus.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Kasus Kekerasan Anak...
Kasus Kekerasan Anak di Yogya, Menteri PPPA Beberkan 44% Daycare Belum Punya Izin
Pemkot Yogyakarta Lakukan...
Pemkot Yogyakarta Lakukan Sweeping Daycare Pascakasus Kekerasan Anak di Little Aresha
13 Tersangka Kasus Penganiayaan...
13 Tersangka Kasus Penganiayaan Daycare di Jogja, Polda DIY Sebut Bisa Bertambah
Daycare Little Aresha...
Daycare Little Aresha Jogja Dipastikan Tak Berizin, Polisi Tetapkan 13 Tersangka
Puluhan Anak Disiksa...
Puluhan Anak Disiksa di Daycare Little Arestha Jogja, KPAI: Lebih Sistematis
Wakapolri Ungkap Ancaman...
Wakapolri Ungkap Ancaman Kekerasan dan Teror Modern di Era Digital
Akui Pernah Lakukan...
Akui Pernah Lakukan KDRT ke Istri, Dede Sunandar Ungkap Alasannya
Kekerasan Fisik dan...
Kekerasan Fisik dan Seksual Masih Ada, Menag: Pesantren Harus Jadi Ruang Paling Aman bagi Anak
Rekomendasi
Rumah Anisa Rahma 80...
Rumah Anisa Rahma 80 Persen Terbakar, Ruang Berisi 3.500 Al-Quran Tetap Utuh
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Berita Terkini
Titik-titik Demo di...
Titik-titik Demo di Jakarta Hari Ini, Masyarakat Diimbau Cari Jalur Alternatif
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Ini Titik Demo Mahasiswa,...
Ini Titik Demo Mahasiswa, 5.955 Personel Kepolisian Dikerahkan Jaga Aksi Unjuk Rasa
Demo Mahasiswa Berlanjut!...
Demo Mahasiswa Berlanjut! BEM Universitas Bung Karno Bawa 6 Tuntutan
Polda Metro: 2 Kasino...
Polda Metro: 2 Kasino Berkedok Timezone Omzetnya Capai Rp2,1 Miliar
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved