Awas! Gunung Merapi Masih Terus Semburkan Awan Panas

Rabu, 27 Januari 2021 - 05:12 WIB
loading...
Awas! Gunung Merapi...
Gunung Merapi masih terus mengeluarkan awan panas.Foto/dok
A A A
SLEMAN - Gunung Merapi masih terus menyemburkan awan panas . Gumpalan asap dengan suhu sangat panas yang sering disebut wedus gembel ini dua kali keluar dari puncak Merapi sejak sore hingga petang hari, Selasa (26/1/2021)

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat kejadian awan panas terjadi pada pukul 16.18 WIB. Awan panas ini tidak terlalu jelas terlihat. Kendati demikian BPPTKG memprediksi jarak luncur sekitar 1200 meter menuju ke barat daya.

Baca juga: Aktivitas Gunung Merapi Masih Membahayakan, Terjadi 40 Kali Guguran Lava Pijar

"Awan panas guguran dengan amplitudo maksimal 40 mm ,durasi 133 detik , estimasi jarak 1200 meter, namun tinggi kolom tak teramati karena berkabut,mendung dan juga terjadi hujan," terang Kepala BPPTKG Hanik Humaida, Selasa (26/1/2021).

Setelah kejadian pukul 16.18 WIB awan panas kembali terjadi pada pukul 18.27 WIB. Untuk awan panas ini dengan durasi 135 detik dan jarak luncur sekitar 1,3 km menuju barat daya." Saat ini memang untuk luncuran baik awan panas maupun lava pijar menuju ke barat daya," ulasnya.

Baca juga: Kepala Dinas Sosial Kabupaten Rembang Meninggal, Hasil Swab Positif COVID-19

Hanik melanjutkan, pihaknya terus melakukan analisa di puncak Merapi. Beberapa kali pihaknya mencoba menerbangkan drone. Namun demikian lantaran cuaca, gagal mendapatkan gambaran kawah utama Merapi.

Upaya melakukan foto udara ini dilakukan menyikapi seringnya pijaran di atas kawah utama yang sering terlihat di malam hari. BPPTKG masih belum bisa menjelaskan apakah ada kubah lava baru lainnya atau tidak.

"Kalau material di kubah lava baru perkiraan kami volumenya kecil yaitu 104 ribu meter kubik. Jadi Jauh dari rata - rata Merapi yang bisa lebih dari 3 juta meter kubik. Kita masih terus berusaha melakukan pantauan di kawah utama Merapi," ungkapnya.

Sejak pukul 12.00 WIB sampai dengan pukul 18.00 WIB untuk gempa guguran tercatat 33 kali, gempa hembusan 2 kali, serta 8 kali gempa fase banyak. Dengan jarks luncur baik awan panas maupun lava pijar saat ini, status Merapi masih siaga atau level III.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Pagi Ini, Luncurkan 1.300 Meter Abu Vulkanik
Gunung Semeru Erupsi...
Gunung Semeru Erupsi Malam Ini, Luncurkan Kolom Abu 2.000 Meter
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.500 Meter
Waspada, Gunung Dukono...
Waspada, Gunung Dukono Alami Erupsi Sore Ini
Penyedia Jasa Open Trip...
Penyedia Jasa Open Trip Ditetapkan Jadi Tersangka terkait Tewasnya 3 Pendaki Gunung Dukono Imbas Erupsi
NHM Kerahkan Tim Darurat,...
NHM Kerahkan Tim Darurat, Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Dievakuasi
Singapura Sampaikan...
Singapura Sampaikan Terima Kasih ke Indonesia Atas Operasi SAR di Gunung Dukono
Kembali Erupsi, Gunung...
Kembali Erupsi, Gunung Semeru Tetap Berstatus Siaga
Rekomendasi
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Tak Suka Film Horor,...
Tak Suka Film Horor, Rano Karno Nonton 'Ghost in the Cell' karena Dibujuk Istri
Berita Terkini
Parapuar 2026 Hadirkan...
Parapuar 2026 Hadirkan Senja, Budaya dan Musik di Labuan Bajo
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Infografis
Habitat Asli Harimau...
Habitat Asli Harimau Jawa yang Masih Terjaga hingga Saat Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved