Anak-anak Muda di Thailand Dukung Hong Kong dan Taiwan Merdeka, China Marah

Jum'at, 17 April 2020 - 14:21 WIB
loading...
Anak-anak Muda di Thailand...
Salah satu meme di media sosial tentang gerakan Milk Tea Alliance dari anak-anak muda Thailand yang menyuarakan dukungan kemerdekaan bagi Hong Kong dan Taiwan. Gerakan ini memicu kemarahan China. Foto/REUTERS
A A A
BANGKOK - Anak-anak muda di aThailand bersatu dalam gerakan "Milk Tea Alliance" yang menyuarakan dukungan kemerdekaan untuk Hong Kong dan Taiwan.

Gerakan online ini telah memicu kemarahan China melalui kedutaannya di Bangkok. Gerakan itu muncul pada saat Beijing berusaha memperbaiki citranya yang terluka oleh krisis virus corona baru, COVID-19.

Gerakan ini "meledak" di mata publik Thailand dalam beberapa hari terakhir, setelah pengguna internet China meluncurkan kampanye melawan aktor muda Thailand yang drama televisinya populer di China dan pacarnya seorang model Thailand. Pasangan itu dituduh menyatakan dukungan untuk kemerdekaan Hong Kong dan Taiwan dengan berbagi komentar secara online.

Di Thailand, dukungan untuk Taiwan dan Hong Kong telah menjadi seruan bagi rakyat Thailand yang menganggap pemerintah mereka sendiri terlalu otoriter dan terlalu dekat dengan Beijing.

Tanda pagar (tagar) #MilkTeaAlliance menjadi salah satu trending topic Twitter di Thailand pada hari Rabu bersama dengan sebuah tagar berbahasa Thailand yang diterjemahkan sebagai #MilkTeaIsThickerThanerThanBlood. Tagar yang panjang itu memiliki hampir satu juta tweet.

Kedutaan Besar China di Bangkok pada Selasa malam mengunggah sebuah posting di Facebook yang berisi kemarahan atas orang-orang yang menyerang China. "Prinsip 'Satu China' Beijing terhadap Hong Kong dan Taiwan adalah tidak terbantahkan dan suara-suara online baru-baru ini mencerminkan bias dan ketidaktahuan," tulis kedutaan tersebut.

Posting itu memicu 17.000 balasan, yang sebagian besar dari orang Thailand yang marah.

“Prinsip 'Satu China' hanyalah China. Jangan memaksakannya pada orang lain," bunyi komentar pengguna Facebook, Duangporn Sangchan.

Kedutaan China tidak segera menanggapi permintaan komentar atas belasan ribu respons tersebut.

"Tendangan balik menunjukkan bahwa narasi resmi yang diulang di antara pemerintah, tentara dan elite tidak diterima secara luas di masyarakat Thailand," kata Wasana Wongsurawat, seorang ahli tentang China di Universitas Chulalongkorn di Bangkok.

"Sentimen anti-Beijing telah menjadi bagian dari perjuangan rakyat Thailand melawan otoriterisme," katanya kepada Reuters, Kamis (16/4/2020).

Seorang juru bicara pemerintah Thailand mengatakan kepada Reuters bahwa pemerintah menghormati kebebasan berekspresi orang Thailand dan masalah itu tidak memengaruhi hubungan negara itu dengan China.

Pemerintah Taiwan dan pengunjuk rasa pro-demokrasi Hong Kong senang telah menemukan sekutu baru di Thailand. Tanpa merujuk langsung pada pertengkaran itu, Presiden Taiwan Tsai Ing-wen pada Selasa malam men-tweet harapan terbaik di Thailand untuk perayaan tahun baru lokal yang dimulai pada hari Senin lalu.

Aktivis pro-demokrasi Hong Kong, Joshua Wong, mem-posting meme tiga tokoh yang mendentingkan gelas teh susu dan menyerukan solidaritas pan-Asia untuk menangkis segala bentuk otoritarianisme dari China.

Wasana mengatakan generasi muda Thailand lebih kecil kemungkinannya daripada orang tua mereka untuk menerima argumen otoritas. "Mereka agak diyakinkan oleh teh susu, yang merupakan gaya hidup mereka," katanya.
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
SMAN 4 Semarang Juara...
SMAN 4 Semarang Juara Umum Festival Internasional di Thailand
SMAN 4 Semarang Wakili...
SMAN 4 Semarang Wakili Indonesia di Festival Seni Internasional Thailand
Pabrik Narkoba Liquid...
Pabrik Narkoba Liquid Vape dan Happy Water di Apartemen Ancol Jaringan China-Malaysia
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Rekomendasi
Keluar dari RS Polri,...
Keluar dari RS Polri, Roy Suryo Kepalkan Tangan, dr tifa Dipegang 2 Polisi
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Keluarga Roy Suryo dan...
Keluarga Roy Suryo dan Dokter Tifa Resmi Ajukan Penangguhan Penahanan
Berita Terkini
Gelar Upacara HUT ke-499...
Gelar Upacara HUT ke-499 di Monas, Pemprov DKI Jakarta Tampilkan Tarian dan Defile OPD
Meriahkan HUT ke-499...
Meriahkan HUT ke-499 Jakarta, 2.000 Anak Ikuti Khitanan Massal Gratis
50 Tokoh Jamin Roy Suryo...
50 Tokoh Jamin Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Kabur, Penangguhan Penahanan Diajukan
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa Pertanyakan Penahanan: Razman Saja Tak Ditahan
Roy Suryo Kenakan Batik...
Roy Suryo Kenakan Batik Motif Garuda dan Kepalkan Tangan saat Tiba di Rutan Polda Metro
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke Kejari Jakarta Selatan, TNI-Polri Siaga di Lokasi
Infografis
Tegaskan Status Negara...
Tegaskan Status Negara Berdaulat, Taiwan Lawan China di PBB
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved