Alasan Indonesia 'Akrab' dengan Gempa Bumi
Minggu, 24 Januari 2021 - 10:57 WIB
loading...
Indonesia rawan gempa karena berada di Cincin Api, busur gunung berapi dan garis patahan di cekungan Samudera Pasifik. Foto: CNN
A
A
A
JAKARTA - 2 gempa berkekuatan di atas 6 SR mengguncang dua wilayah di Indonesia awal tahun 2021. Masing-masing Sulawesi Barat (Sulbar) 6,2 SR 15 Januari lalu, kemudian Sulawesi Utara (Sulut) 7,1 SR 21 Januari.
Namun, selama 30 hari terakhir, volcanodiscovery.com (situs khusus tentang volkanologi di dunia) mencatat, Indonesia telah diguncang oleh 1 gempa berkekuatan 7,0 SR, 3 gempa antara 6,0 dan 7,0 SR, 23 gempa antara 5,0 dan 6,0 SR, 142 gempa 4,0 dan 5,0 SR, 378 gempa antara 3,0 dan 4,0 SR, dan 251 gempa antara 2,0 dan 3,0 SR. Ada juga 14 gempa di bawah skala 2,0 yang biasanya tidak dirasakan orang.
Baca juga: Gempa Berkekuatan 7,1 SR Guncang Sulawesi Utara
Pertanyaannya, kenapa bencana alam yang tak bisa diprediksi ini begitu sering "menyapa" Indonesia?
CNN melaporkan, Indonesia rawan gempa karena berada di Cincin Api, busur gunung berapi dan garis patahan di cekungan Samudera Pasifik. Daerah yang berbentuk seperti sepatu membentang sepanjang 40.000 kilometer (25.000 mil) dan merupakan tempat sebagian besar gempa bumi dunia terjadi.
Namun, selama 30 hari terakhir, volcanodiscovery.com (situs khusus tentang volkanologi di dunia) mencatat, Indonesia telah diguncang oleh 1 gempa berkekuatan 7,0 SR, 3 gempa antara 6,0 dan 7,0 SR, 23 gempa antara 5,0 dan 6,0 SR, 142 gempa 4,0 dan 5,0 SR, 378 gempa antara 3,0 dan 4,0 SR, dan 251 gempa antara 2,0 dan 3,0 SR. Ada juga 14 gempa di bawah skala 2,0 yang biasanya tidak dirasakan orang.
Baca juga: Gempa Berkekuatan 7,1 SR Guncang Sulawesi Utara
Pertanyaannya, kenapa bencana alam yang tak bisa diprediksi ini begitu sering "menyapa" Indonesia?
CNN melaporkan, Indonesia rawan gempa karena berada di Cincin Api, busur gunung berapi dan garis patahan di cekungan Samudera Pasifik. Daerah yang berbentuk seperti sepatu membentang sepanjang 40.000 kilometer (25.000 mil) dan merupakan tempat sebagian besar gempa bumi dunia terjadi.
Lihat Juga :