Jamin Ketersediaan Elpiji di Daerah Terdampak Gempa Sulbar, Pertamina Gelar Operasi Pasar
Sabtu, 23 Januari 2021 - 13:37 WIB
loading...
Jamin Ketersediaan Elpiji di Daerah Terdampak Gempa Sulbar, Pertamina Gelar Operasi Pasar. Foto/Subhan
A
A
A
MANADO - Kejadian bencana alam yang menimpa daerah Mamuju, Majene dan sekitarnya menyebabkan beberapa kondisi yang mengharuskan masyarakat mengungsi ke tempat yang aman.
Banyak diantara mereka mengungsi ke daerah dataran tinggi yang jauh dari perkotaan ataupun mengungsi di depan rumah untuk menghindari berdiam diri di dalam bangunan.
Tentunya ketersediaan energi khususnya elpiji untuk keperluan bahan bakar memasak sangat diperlukan ditengah kondisi masih banyaknya pengungsian.
Melihat hal tersebut, Pertamina secara aktif melakukan operasi pasar di 11 titik daerah Mamuju dan Majene untuk mendekatkan akses pembelian elpiji kepada masyarakat.
Unit Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Regional Sulawesi, Laode Syarifuddin Mursali mengatakan, bahwa pola masyarakat selama ini mencari energi baik BBM maupun elpiji di dataran rendah, kemudian kembali lagi ke dataran tinggi untuk mengungsi bersama keluarga. Untuk itulah Pertamina menggelar operasi pasar untuk memudahkan masyarakat.
"Operasi pasar elpiji ini tersebar di Enam titik Kabupaten Mamuju, berlokasi di Pertashop Bebangga, SPBU Tasui, SPBU Tapalang, SPBU Kalimamuju, SPBU Simbuang dan SPBU Simboro. Sedangkan, Lima titik lagi berada di Kabupaten Majene, berlokasi di Desa Onang, Desa Banua Sendana, Desa Sendana dan Dua titik di Malunda," jelas Laode, Sabtu (23/1/2021).
Laode menambahkan, Pertamina terus memperluas cakupan operasi pasar untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan elpiji dengan harga HET (Harga Eceran Tertinggi) untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan stok elpiji di masyarakat.
Banyak diantara mereka mengungsi ke daerah dataran tinggi yang jauh dari perkotaan ataupun mengungsi di depan rumah untuk menghindari berdiam diri di dalam bangunan.
Tentunya ketersediaan energi khususnya elpiji untuk keperluan bahan bakar memasak sangat diperlukan ditengah kondisi masih banyaknya pengungsian.
Melihat hal tersebut, Pertamina secara aktif melakukan operasi pasar di 11 titik daerah Mamuju dan Majene untuk mendekatkan akses pembelian elpiji kepada masyarakat.
Unit Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Regional Sulawesi, Laode Syarifuddin Mursali mengatakan, bahwa pola masyarakat selama ini mencari energi baik BBM maupun elpiji di dataran rendah, kemudian kembali lagi ke dataran tinggi untuk mengungsi bersama keluarga. Untuk itulah Pertamina menggelar operasi pasar untuk memudahkan masyarakat.
"Operasi pasar elpiji ini tersebar di Enam titik Kabupaten Mamuju, berlokasi di Pertashop Bebangga, SPBU Tasui, SPBU Tapalang, SPBU Kalimamuju, SPBU Simbuang dan SPBU Simboro. Sedangkan, Lima titik lagi berada di Kabupaten Majene, berlokasi di Desa Onang, Desa Banua Sendana, Desa Sendana dan Dua titik di Malunda," jelas Laode, Sabtu (23/1/2021).
Laode menambahkan, Pertamina terus memperluas cakupan operasi pasar untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan elpiji dengan harga HET (Harga Eceran Tertinggi) untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan stok elpiji di masyarakat.
Lihat Juga :