Yayasan Tri Asih Jadi Klaster Baru COVID-19

Senin, 18 Januari 2021 - 12:30 WIB
loading...
Yayasan Tri Asih Jadi...
Yayasan Tri Asih, Kebon Jeruk, Jakarta Barat menjadi klaster baru COVID-19, setelah 79 penghuni panti dan karyawan dinyatakan positif COVID-19. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Yayasan Tri Asih, Kebon Jeruk, Jakarta Barat , menjadi klaster baru COVID-19 , setelah 79 penghuni panti dan karyawan dinyatakan positif COVID-19. Saat ini seluruh penghuni dan karyawan menjalani isolasi mandiri di dalam panti.

Polres Metro Jakarta Barat juga telah melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi karantina. Saat ini panti sudah ditutup untuk umum. Masyarakat dilarang memasuki area panti selama proses karantina berlangsung.

"Untuk melakukan penyemprotan disinfektan tentunya ini adalah bagian dari kegiatan kemanusiaan. Ini langkah kita untuk bisa memutus mata rantai penyebaran COVID-19," kata Kapolres Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo.

Selain itu, Polres Jakarta Barat juga memberikan bantuan berupa sembako, vitamin, hingga masker. Polisi memastikan jika protokol kesehatan dijalankan dengan baik oleh pihak yayasan selama proses karantina.

Lebih lanjut, Ady mengatakan, sampai dengan hari ke-8 isolasi, kondisi para pasien terbilang baik. Tidak ada situasi gawat darurat yang mengharuskan pasien dirujuk ke rumah sakit. (Baca juga; Ringankan Beban Rakyat, Perindo Beri Bantuan Pangan ke Panti Asuhan Agape )

"Mudah-mudahan nanti pada waktunya bisa semakin baik, karena memang dari 79 orang itu semuanya adalah OTG, secara fisik mereka tidak ada gejala," jelasnya. (Baca juga; 35 Anak Down Syndrome Tri Asih Kebon Jeruk Terpapar COVID-19 )

Ketua Dewan Pengurus Yayasan Tri Asih, T.A Widhiharsanto membenarkan kabar tersebut. Menurut dia, seluruh penghuni panti yang terpapar tidak menunjukan gejala COVID-19. Sehingga saat ini hanya menjalani isolasi mandiri. "Iya betul ini sudah isolasi mandiri hari ke-8 jadi sudah lewat setengah jalan," kata Widhi saat dihubungi, Sabtu (16/1/2021).

Yayasan Tri Asih merupakan panti yang merawat anak-anak hingga orang dewasa berkebutuhan khusus dari berbagai wilayah. Di panti tersebut juga terdapat beberapa orang karyawan yang bertugas mendampingi penghuni.

Adapun mereka yang terpapar COVID-19 terdiri dari penghuni panti 35 anak, pendamping panti rawat 36 anak, karyawan lain yang membantu mendamping anak 8 orang. Saat ini seluruhnya dipastikan dalam keadaan baik, tidak ada gejala sedang maupun berat yang dirasakan.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OTT Pejabat Imigrasi...
OTT Pejabat Imigrasi Jakbar Terkait Pengurusan WNA
Gelar OTT di Jakarta,...
Gelar OTT di Jakarta, KPK Tangkap Pejabat Imigrasi Jakbar
KPK Gelar OTT di Imigrasi...
KPK Gelar OTT di Imigrasi Jakarta Barat
Rekomendasi
Harga BBM dan LPG Subsidi...
Harga BBM dan LPG Subsidi Tak Naik Seperti Pertamax, Bahlil: Itu Perintah Presiden
Saat Banyak Kreator...
Saat Banyak Kreator Bersaing Ketat, Refa Ardhi Justru Torehkan Pencapaian Besar
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Berbagai Jenis ETF Sebelum Berinvestasi
Berita Terkini
Beredar Video Utuh UIN...
Beredar Video Utuh UIN Jakarta Visit ke Triguna dan SDIP, Kuasa Hukum: Meluruskan Informasi
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, 27-28 Juni Gratis Naik Transum, Bebas Masuk Ancol dan Ragunan
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Investigasi Kasus Pemotongan Kabel Lift JPO Lenteng Agung
DPRD Klungkung Perkuat...
DPRD Klungkung Perkuat Pengawasan, Pastikan WTP Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved