Petani Bintan Diajak Manfaatkan Asuransi untuk Jaga Lahan

Senin, 18 Januari 2021 - 09:15 WIB
loading...
Petani Bintan Diajak...
Kementerian Pertanian mengajak para petani untuk mengasuransikan lahan pertaniannya agar terhindar dari kerugian.
A A A
KEPULAU RIAU - Sejumlah tanaman padi di Bintan, Kepulauan Riau, mengalami gagal panen akibat terendam banjir. Kondisi ini membuat Kementerian Pertanian prihatin. Para petani pun diajak untuk mengasuransikan lahan pertaniannya agar terhindar dari kerugian.

Menurut Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo petani harus selalu menjaga lahannya agar terhindar dari kerugian.

"Ada sejumlah kondisi yang membuat pertanian bisa gagal panen. Seperti perubahan iklim, cuaca ekstrim, bencana alam, dan serangan organisme pengganggu tanaman. Agar terhidari dari kerugian akibat gagal panen, petani bisa mendaftarkan lahannya dalam program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP)," tutur Mentan, Jumat (15/1/2021).

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy menjelaskan, AUTP adalah bagian dari mitigasi bencana.

"Jika terjadi kondisi gagal panen, pihak asuransi akan mengeluarkan klaim. Dengan klaim ini, petani tidak akan menderita kerugian. Sebaliknya, petani bisa tanam kembali," katanya.

Menurut Sarwo Edhy, klaim yang akan diberikan pihak asuransi adalah sebesar Rp 6 juta perhektare.

"Program asuransi sendiri mendapatkan bantuan subsidi dari pemerintah. Sehingga premi yang harus dibayarkan petani tidaklah berat. Namun, klaim yang akan diterima jika gagal panen tetap sama, Rp 6 juta perhektare," katanya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bintan, Khairul, tanaman padi yang gagal panen akibat banjir berada di Kampung Poyotomo.

"Akibat banjir yang melanda Bintan, hampir 2-3 hektare padi siap panen gagal dipanen karena terjangan banjir air laut," pungkas Khairul.
(srf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polinema Bantu Petani-UMKM...
Polinema Bantu Petani-UMKM Melon Blitar Go Digital dan Hemat Energi
Hadapi Musim Kemarau,...
Hadapi Musim Kemarau, Petani Jabar Ikuti Edukasi Pentingnya Perubahan Pola Budidaya
Kukuhkan Pengda HDCI...
Kukuhkan Pengda HDCI Kepri, Sahroni Minta Perbanyak Aksi Sosial di Masyarakat
Ketua DPRD Kepri Naik...
Ketua DPRD Kepri Naik Moge Tanpa Helm dan SIM, Majelis Kehormatan Gerindra Beri Teguran Tertulis
Apkarindo Sumsel dan...
Apkarindo Sumsel dan JICA Uji Coba Teknologi Pengendalian Gugur Daun Karet Skala 150 Hektare
Tritura Petani Tembakau...
Tritura Petani Tembakau Madura: Negara Harus Mendapatkan Manfaat
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran:...
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran: Program Perhutanan Sosial Jangkau 2 Juta Keluarga Petani
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
Rekomendasi
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral Indonesia–Jerman
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Hari Keempat PRJ 2026...
Hari Keempat PRJ 2026 Padat Pengunjung, Area Kuliner Paling Ramai
Berita Terkini
Sejumlah Pengurus PPP...
Sejumlah Pengurus PPP Daerah Dorong Polda Metro Jaya Usut Dugaan Pemalsuan Dokumen
Titik-titik Demo di...
Titik-titik Demo di Jakarta Hari Ini, Masyarakat Diimbau Cari Jalur Alternatif
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Ini Titik Demo Mahasiswa,...
Ini Titik Demo Mahasiswa, 5.955 Personel Kepolisian Dikerahkan Jaga Aksi Unjuk Rasa
Demo Mahasiswa Berlanjut!...
Demo Mahasiswa Berlanjut! BEM Universitas Bung Karno Bawa 6 Tuntutan
Polda Metro: 2 Kasino...
Polda Metro: 2 Kasino Berkedok Timezone Omzetnya Capai Rp2,1 Miliar
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved