Banjir di Sikka, Jembatan Terputus dan 2 Desa Terisolir
Minggu, 17 Januari 2021 - 20:04 WIB
loading...
A
A
A
Yuven Wangge berada DAS Ria Wajo, tepat di lokasi jembatan putus itu untuk memantau situasi pasca jembatan kejadian.
Yuven menjelaskan, luapan DAS Ria Wajo yang merupakan gabungan air dari Kali Bu dan Kali Megi sangat besar. Jembatan sepanjang 60 meter yang selama ini dimanfaatkan warga tiga kampung, yakni Ubamoro, Mba’a Laba, Magetake, dan Wara tidak bisa dilalui sejak Minggu petang.
Yuven menjelaskan jembatan ini dikerjakan tahun lalu dari dana desa. “Jembatan gantung ini selama ini digunakan untuk ojek dan pejalan kaki. Warga tidak bisa menyeberagi lagi setelah jembatan ini putus,” katanya.
Baca juga: Pesan Berisi Tinggalkan Mamuju Pascagempa Buat Panik Warga
Selain jembatan gantung rusak, lanjut Yuven, banjir DAS Ria Wajo, juga merendamkan sawah di sekitar aliaran sungai. “Areal sawah milik para petani setempat, juga terendam air,” katanya.
Yuven menjelaskan, luapan DAS Ria Wajo yang merupakan gabungan air dari Kali Bu dan Kali Megi sangat besar. Jembatan sepanjang 60 meter yang selama ini dimanfaatkan warga tiga kampung, yakni Ubamoro, Mba’a Laba, Magetake, dan Wara tidak bisa dilalui sejak Minggu petang.
Yuven menjelaskan jembatan ini dikerjakan tahun lalu dari dana desa. “Jembatan gantung ini selama ini digunakan untuk ojek dan pejalan kaki. Warga tidak bisa menyeberagi lagi setelah jembatan ini putus,” katanya.
Baca juga: Pesan Berisi Tinggalkan Mamuju Pascagempa Buat Panik Warga
Selain jembatan gantung rusak, lanjut Yuven, banjir DAS Ria Wajo, juga merendamkan sawah di sekitar aliaran sungai. “Areal sawah milik para petani setempat, juga terendam air,” katanya.
Lihat Juga :