Korban Meninggal Longsor Sumedang Bertambah Jadi 25 Orang, Berikut Identitasnya

Sabtu, 16 Januari 2021 - 12:48 WIB
loading...
Korban Meninggal Longsor...
Pencarian terhadap korban bencana tanah longsor di Cimanggung, Sumedang, Jabar dilanjutkan 3 hari, yakni 16-18 Januari 2021, karena 15 korban masih hilang. Foto/Basarnas Bandung
A A A
SUMEDANG - Tim Pencarian dan Penyelamatan (SAR) gabungan kembali menemukan satu korban meninggal akibat bencana tanah longsor di Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang , Jumat (15/1/2021) malam.

Dengan penemuan tersebut, jumlah korban jiwa yang berhasil ditemukan bertambah menjadi 25 orang. Hingga Sabtu (16/1/2021), 15 orang dinyatakan masih hilang dan masih dalam proses pencarian. Kepala Kantor SAR Bandung Deden Ridwansyah mengungkapkan, korban ke- 25 yang teridentifikasi berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan sekitar pukul 22.16 WIB.

"Korban dalam keadaan meninggal dunia di sektor 1, tepatnya di lapangan voli. Selanjutnya, korban dibawa ke Puskesmas Sawah Dadap," ungkap Deden dalam keterangannya, Sabtu (16/1/2021). Baca juga: Longsor Sukabumi, DPR Dorong Pembangunan Berbasis Mitigasi Bencana

Menurut Deden, pencarian korban pada Jumat (15/1/2021) kemarin dilanjutkan hingga malam hari mengingat kondisi cuaca yang cukup mendukung. Tim SAR gabungan menggunakan sejumlah alat berat untuk mencari korban dan memindahkan material longsoran.

Deden juga memastikan, proses pencarian korban longsor tersebut bakal diperpanjang selama tiga hari ke depan setelah sepekan peristiwa longsor itu terjadi. "Sesuai dengan SOP pencarian dan pertolongan, Operasi SAR berlangsung 7 hari, namun mengingat masih banyaknya korban dan banyaknya permintaan dari keluarga korban, pencarian diperpanjang hingga tiga hari kedepan," terang Deden.

Lebih lanjut Deden mengatakan, untuk mencari ke-15 orang lainnya yang masih dinyatakan hilang, pihaknya membagi lokasi pencarian menjadi empat sektor. "Hari kedelapan ini, tim SAR gabungan terus melanjutkan pencarian dengan membagi menjadi empat sektor pencarian," sebutnya. Baca juga: 21 Korban Tewas Tertimbun Longsor di Sumedang Ditemukan, 19 Masih Hilang

Berdasarkan data terbaru hingga Sabtu (16/1/2021) pukul 09.00 WIB, dari ke-25 korban meninggal, empat di antaranya berjenis kelamin perempuan, sedangkan sisanya laki laki.

Berikut data nama-nama korban meninggal dalam bencana tanah longsor tersebut:

1. Suhanda (43), laki-laki, MP Cimanggung

2. Cahyo Riyadi (tidak diketahui), laki-laki, Margajaya

3. Diding (tidak diketahui), laki-laki, Kampung Bojongkondang

4. Dudung (tidak diketahui), laki-laki, Kampung Bojongkondang

5. Yedi (tidak diketahui), laki-laki, petugas BPBD Sumedang

6. Wildan (6), laki-laki, Cihanjuang

7. Yani (27), perempuan, Cihanjuang

8. Nardiyanto (58), laki-laki, Perum SBG Cihanjuang

9. Engkus Kuswara (43), laki-laki, Sawah Dadap

10. Danramil Cimanggung Kapten Setyo Pribadi (55), laki-laki, Dusun Cikole

11. Beni Heriyanto (40), laki-laki, Perum SBG Cihanjuang

12. Asep Saripudin (tidak diketahui), laki-laki, Cihanjuang

13. Lili Ali Nurdin (tidak diketahui), laki-laki, Cihanjuang

14. Totoy Kusmiati (50), perempuan, Sawah Dadap

15. Yaya (50), laki-laki, Sukadana

16. Kusnandar (tidak diketahui), laki-laki, Cihanjuang

17. Ahmad Yani (50), laki-laki, Cuklik

18. Robi Ramdani (23), laki-laki, Cicabe

19. Siti Maemunah (50), perempuan, Mangunarga

20. Dadang Kusnadi (50), laki-laki, Sindang Pakuon

21. Tati Kusmiati (50), perempuan, Cihanjuang

22. Yayat (42), laki-laki, Cihanjuang

23. M Yusuf (13), laki-laki, Cihanjuang

24. Syarip (22), laki-laki, Cihanjuang

25. Jaka Sopandi (42), laki-laki, Cihanjuang. agung bakti sarasa
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Tangki Bahan Kimia Bocor...
Tangki Bahan Kimia Bocor di California, 40.000 Warga Terpaksa Mengungsi
Rekomendasi
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
BPIP Sebut 228 Putra-Putri...
BPIP Sebut 228 Putra-Putri Terbaik Jalani Verifikasi Paskibraka Tingkat Pusat 2026
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Infografis
Jadi Pemicu Insomnia,...
Jadi Pemicu Insomnia, Berikut Bahaya Minum Obat dengan Teh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved