PPKM di Bogor, Pengunjung Kawasan Puncak Kembali Diminta Tunjukkan Surat Rapid Antigen

Sabtu, 16 Januari 2021 - 12:03 WIB
loading...
PPKM di Bogor, Pengunjung...
Polisi dan Satpol PP tengah memeriksa surat rapid test antigen wisatawan yang hendak ke kawasan Puncak, Bogor, Sabtu (16/1/2021). Foto: Putra Ramadhani Astyawan/MNC Portal
A A A
BOGOR - Pengendara yang menuju kawasan Puncak kembali diperiksa surat hasil rapid antigen di Simpang Gadog, Kabupaten Bogor, Sabtu (16/1/2021). Tak sedikit dari pengendara yang terpaksa diputar balik karena tidak bisa menunjukan surat bebas Covid-19 tersebut.

Pantauan MNC Portal Indonesia, satu persatu kendaraan dari arah Jakarta yang menuju Puncak diperiksa aparat gabungan dari TNI-Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan sejak pagi tadi. Mayoritas yang diperiksa mobil dengan pelat nomor Jakarta.

Baca juga : Kisah Sahabat yang Disuruh Rasulullah Menikah

Petugas menanyakan surat hasil rapid antigen kepada para pengendara. Bagi yang bisa menunjukan dipersilakan kembali melanjutkan perjalanan tetapi yang tidak bisa langsung diputar balik petugas. Baca juga: Arus Balik Wisata di Puncak Bogor Siang Ini Ramai Lancar, Satu Wisatawan Positif

PPKM di Bogor, Pengunjung Kawasan Puncak Kembali Diminta Tunjukkan Surat Rapid Antigen

Sejumlah pengunjung kawasan Puncak tengah dirapid test antigen. Foto/Putra Ramadhani Astyawan

Bahkan, terlihat ada beberapa pengendara yang sudah menunjukan surat hasil rapid antigen namun tidak sesuai dengan jumlah penumpangnya juga diputarbalik. Bila tidak ingin diputar balik, petugas sudah menyiapkan rapid antigen bagi pengunjung.

"Hari ini kita melaksanakan giat PPKM, kita lakukan pengetatan.Kita sekat di Gadog, karena Puncak memang lokasi tujuan wisata kemudian kita juga laksanakan rapid antigen bagi masyarakat yang kedapatan tidak membawa rapid antigen," kata Kasatpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridho di lokasi. Baca juga: Awal Tahun 2021, Arus Lalu Lintas Menuju Puncak Bogor Sepi

Tidak hanya pemeriksaan protokol kesehatan dan surat hasil rapid antigen, petugas juga akan menyisir beberapa lokasi wisata yang terjadi kerumunan. Pasalnya, aturan dalam masa PPKM lokasi wisata dibatasi kapasitasnya hanya sebesar 25 persen.

Baca juga : Top! Alat Deteksi Corona Buatan UGM Banjir Order

"Di Kabupaten Bogor kita lakukan pengetatan untuk tempat-tempat wisata dan tempat wisata itu hanya 25 persen.Jadi sebagian (petugas) juga ada yang akan menyisir tempat-tempat wisata kita akan lakukan rapid dan kontrol 25 persen," tegas Agus.

Rencananya, operasi ini akan terus dilakukan selama masa PPKM hingga 25 Januari 2021 khususnya saat akhir pekan. Hal ini semata untuk mencegah terjadi kerumunan yang bisa menularkan Covid-19. Baca juga: Tak Bawa Hasil Rapid Test Antigen, Ribuan Kendaraan Wisatawan ke Puncak Bogor Putar Balik

"Ini yang utama ada di weekend tapi ya situasional lah. Yang jelas weekend kita lakukan. Pada prinsipnya semua untuk menjaga protokol kesehatan," tutupnya.

Sementara itu, hingga pukul 11.40 WIB arus lalu lintas di Jalur Puncak terpantau masih ramai lancar. Tidak terlihat adanya kepadatan kendaran baik dari arah Jakarta menuju Puncak atau arah sebaliknya.

(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Traveloka Gelar Schooliday...
Traveloka Gelar Schooliday Sale, 46% Wisatawan RI Prioritaskan Biaya
Bukit Peramun Bidik...
Bukit Peramun Bidik Pasar Wisatawan Singapura dan Malaysia
DPR Minta Menteri Pariwisata...
DPR Minta Menteri Pariwisata Bangun Konektivitas Udara untuk Dongkrak Wisatawan
Rekomendasi
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
Bintang Piala Dunia...
Bintang Piala Dunia 2026 Elye Wahi Diduga Terlibat Pengaturan Skor
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
Khasiat Surat Abasa,...
Khasiat Surat Abasa, Salah Satunya Mendapat Kebaikan di Perjalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved