Nakes di Tangsel Mulai Divaksin, Benyamin: Ada 4 Jalur, Semua Berjalan Baik
Sabtu, 16 Januari 2021 - 03:38 WIB
loading...
Tenaga kesehatan di Tangerang Selatan mulai dilakukan vaksinasi secara bertahap. Foto: Hambali/Okezone
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Tenaga kesehatan (Nakes) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sudah mulai divaksin Covid-19, Jumat 15 Januari 2021 secara bertahap. Mereka tersebar di beberapa fasilitas pelayanan kesehatan yang telah ditunjuk.
Pemberian vaksin tahap pertama ini akan berlangsung hingga 1 Februari 2021 dengan jumlah 8.920 dosis vaksin untuk 8.920 Nakes. Sedangkan vaksin tahap kedua kembali akan diberikan Nakes penerima vaksin tahap pertama, yang dimulai pada tanggal 29 Januari sampai tanggal 15 Februari 2021. Jumlah dosisnya pun sama, yakni 8.920.
"Hari ini saya menyaksikan di RSU Kota Tangsel. Tersedia 8.920 vaksin yang semuanya ditujukan untuk tenaga kesehatan. Periode pertama akan diikuti periode pemberian vaksin kedua dengan selang waktu kurang lebih 11 hari sejak hari ini. Nanti akan didrop lagi vaksinnya dari pemerintah pusat," terang Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie di lokasi.
Pada kesempatan itu, Davnie mengecek alur pemberian vaksin dari meja pelayanan pertama hingga meja terakhir keempat. Sementara ini, proses pemberian vaksin di tiap alurnya berjalan normal tanpa masalah. "Ada 4 alur, sementara ini semua berjalan dengan baik," katanya. Baca juga: Jelang Vaksinasi, Ganjar Sebut Tenaga Kesehatan Sudah Fasih
Pada proses pemberian vaksin, ada 4 meja layanan yang harus dilalui. Meja pertama adalah untuk memverifikasi pesan pendek (SMS) kepada masing-masing calon pasien. Jika sesuai, maka berlanjut ke meja kedua di mana petugas akan melakukan screening pengecekan kesehatan.
Terdapat beberapa pertanyaan pada meja kedua, misalnya apakah ada penyakit yang diderita calon penerima vaksin seperti darah tinggi, diabet, kadar oksigen dan lain-lain. Jika tidak ada masalah, maka calon pasien bisa langsung masuk ke meja 3.
Pada meja 3, pasien langsung menjalani penyuntikan vaksin. Lalu berikutnya, masuk ke meja 4 yang akan mengecek kondisi pasien yang baru saja menjalani penyuntikan vaksin. Di sana, pasien harus menunggu sekira 30 menit untuk observasi.
Pemberian vaksin tahap pertama ini akan berlangsung hingga 1 Februari 2021 dengan jumlah 8.920 dosis vaksin untuk 8.920 Nakes. Sedangkan vaksin tahap kedua kembali akan diberikan Nakes penerima vaksin tahap pertama, yang dimulai pada tanggal 29 Januari sampai tanggal 15 Februari 2021. Jumlah dosisnya pun sama, yakni 8.920.
"Hari ini saya menyaksikan di RSU Kota Tangsel. Tersedia 8.920 vaksin yang semuanya ditujukan untuk tenaga kesehatan. Periode pertama akan diikuti periode pemberian vaksin kedua dengan selang waktu kurang lebih 11 hari sejak hari ini. Nanti akan didrop lagi vaksinnya dari pemerintah pusat," terang Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie di lokasi.
Pada kesempatan itu, Davnie mengecek alur pemberian vaksin dari meja pelayanan pertama hingga meja terakhir keempat. Sementara ini, proses pemberian vaksin di tiap alurnya berjalan normal tanpa masalah. "Ada 4 alur, sementara ini semua berjalan dengan baik," katanya. Baca juga: Jelang Vaksinasi, Ganjar Sebut Tenaga Kesehatan Sudah Fasih
Pada proses pemberian vaksin, ada 4 meja layanan yang harus dilalui. Meja pertama adalah untuk memverifikasi pesan pendek (SMS) kepada masing-masing calon pasien. Jika sesuai, maka berlanjut ke meja kedua di mana petugas akan melakukan screening pengecekan kesehatan.
Terdapat beberapa pertanyaan pada meja kedua, misalnya apakah ada penyakit yang diderita calon penerima vaksin seperti darah tinggi, diabet, kadar oksigen dan lain-lain. Jika tidak ada masalah, maka calon pasien bisa langsung masuk ke meja 3.
Pada meja 3, pasien langsung menjalani penyuntikan vaksin. Lalu berikutnya, masuk ke meja 4 yang akan mengecek kondisi pasien yang baru saja menjalani penyuntikan vaksin. Di sana, pasien harus menunggu sekira 30 menit untuk observasi.
Lihat Juga :