Petugas SPBU di Tamalanrea Dikeroyok Usai Menegur Konsumen yang Merokok
Kamis, 14 Januari 2021 - 18:16 WIB
loading...
FK (26), dilarikan ke rumah sakit usai dikeroyok orang tidak dikenal saat masih bertugas di SPBU Tamalanrea. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Nasib nahas menimpa FK (26), petugas stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar. FK dianiaya sekelompok orang tak dikenal (OTK) sampai terluka parah.
Kasubag Humas Polrestabes Makassar , Kompol Supriady Idrus mengatakan kejadian tersebut terjadi saat korban masih menggunakan seragam kerja pada Rabu 13 Januari 2021 sekitar pukul 23.00 Wita. Pria malang itu menegur salah satu terduga pelaku yang hendak mengisi BBM .
Baca juga: Sadis, Ayah Kandung Aniaya Bayi Usia 17 Bulan Hingga Syarafnya Rusak
"Korban ini petugas pengisian bahan bakar di SPBU itu, awalnya datang konsumen masuk mau mengisi BBM tapi rokoknya masih menyala. Ditegurlah sama korban untuk matikan, tapi menolak. Kemudian korban mengadukan ke pengawas SPBU . Diusirlah itu orang," jelas Supriady, Kamis (14/1/2021).
Konsumen yang belum diketahui identitasnya ini, lanjut Supriady meninggalkan kawasan SPBU dengan sepeda motornya. Namun tidak berselang lama orang itu datang bersama rekan-rekannya sekitar sepuluh orang. Beberapa di antaranya membawa senjata tajam.
Baca juga: 2 Remaja di Biringkanaya Terkena Anak Panah di Mata dan Paha
"Korban yang masih tugas ini didatangi sama orang-orang ini langsung mengeroyok membabi buta. Ada yang mengayunkan parang sampai korban terluka parah di bagian kepala, lengan kanan, serta jari tangan kanan," ucap Edhy sapaan akrabnya.
Kasubag Humas Polrestabes Makassar , Kompol Supriady Idrus mengatakan kejadian tersebut terjadi saat korban masih menggunakan seragam kerja pada Rabu 13 Januari 2021 sekitar pukul 23.00 Wita. Pria malang itu menegur salah satu terduga pelaku yang hendak mengisi BBM .
Baca juga: Sadis, Ayah Kandung Aniaya Bayi Usia 17 Bulan Hingga Syarafnya Rusak
"Korban ini petugas pengisian bahan bakar di SPBU itu, awalnya datang konsumen masuk mau mengisi BBM tapi rokoknya masih menyala. Ditegurlah sama korban untuk matikan, tapi menolak. Kemudian korban mengadukan ke pengawas SPBU . Diusirlah itu orang," jelas Supriady, Kamis (14/1/2021).
Konsumen yang belum diketahui identitasnya ini, lanjut Supriady meninggalkan kawasan SPBU dengan sepeda motornya. Namun tidak berselang lama orang itu datang bersama rekan-rekannya sekitar sepuluh orang. Beberapa di antaranya membawa senjata tajam.
Baca juga: 2 Remaja di Biringkanaya Terkena Anak Panah di Mata dan Paha
"Korban yang masih tugas ini didatangi sama orang-orang ini langsung mengeroyok membabi buta. Ada yang mengayunkan parang sampai korban terluka parah di bagian kepala, lengan kanan, serta jari tangan kanan," ucap Edhy sapaan akrabnya.
Lihat Juga :