Polisi Investigasi Ambruknya Atap Plafon Gedung GMSC Pemkot Mojokerto

Kamis, 14 Januari 2021 - 16:43 WIB
loading...
Polisi Investigasi Ambruknya...
Kondisi atap plafon kantor GMSC milik Pemkot Mojokerto yang ambruk.Foto/SINDOnews/Tritus Julan.
A A A
MOJOKERTO - - Atap plafon gedung lantai dua Mal Pelayanan Publik Graha Mojokerto Service City (GMSC), milik Pemkot Mojokerto runtuh. Disinyalir, ada kesalahan teknis kontruksi dalam proses pembangunan gedung tersebut.

Sinyalemen itu muncul setelah pihak kepolisian turun tangan. Penyidik Satreskrim Polresta Mojokerto diturunkan guna melakukan investigasi atas ambruknya atap plafon mal pelayanan publik di bawah naungan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Mojokerto itu. Baca juga: RS Rujukan COVID-19 Overload, Pemkot Mojokerto Siapkan Empat RS Rujukan

"Ini menunjukkan keseriusan kita (kepolisian) dan ini langkah untuk mengetahui sebab runtuhnya gedung apakah pengerjaan tidak sesuai speksifikasi atau ada penyimpangan," kata Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriyadi, Kamis (14/1/2021).

Tak tanggung-tanggung, Polresta Mojokerto bakal mendatangkan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur (Jatim) dalam proses investigasi. Termasuk meminta keterangan dari sejumlah ahli guna mengungkap penyebab ambruknya atap plafon mal pelayanan publik itu. "Khususnya ahli dari akademisi dalam hal teknis dan kontruksi bangunan," imbuh Deddy di sela berbincang-bincang dengan sejumlah awak media.

Sejauh ini, lanjut Deddy, pihaknya sudah memanggil beberapa pihak untuk dimintai keterangan seputar ambruknya atap plafon gedung GMSC yang terjadi pada Sabtu (9/1) malam itu. Diantaranya beberapa pejabat dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Mojokerto.

"Untuk sementara kita panggil dari PU untuk mengklarifikasi soal ini. Semua yang terlibat dalam pembangunan ini kita akan undang. Termasuk pihak pelaksana. Ini namanya penyelidikan, nanti kalau sudah penyidikan baru akan kita sampaikan hasilnya," tandas Kapolresta.

Investigasi yang dilakukan petugas kepolisian terkait ambruknya atap plafon gedung GMSC ini tentunya tidak berlebihan. Lantaran pada akhir tahun 2020 lalu, gedung tersebut baru mendapatkan sentuhan pembangunan. Dana sekitar Rp1,3 miliar dihabiskan untuk proyek perubahan lay out di gedung ini.

Kendati, Plt Kepala DPMPTSP Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo menyatakan jika proyek tersebut tidak ada kaitannya dengan plafon yang ambruk. Menurutnya, proyek perubahan lay out itu tidak menyentuh plafon gedung lantai dua yang ambruk sekira pukul 19.00 itu. Baca juga:Pandemi Belum Berakhir, Pemkot Mojokerto Perpanjang Kebijakan Belajar di Rumah

Meski Gaguk tak memungkiri, plafon yang ambruk berada tepat di atas proyek yang baru saja dikerjakan. Sehingga, proyek yang dikerjakan oleh CV. Ikon selaku pemenang tender, mengalami kerusakan akibat tertimpa atap plafon yang ambruk.

"Bukan pekerjaan itu. Memang ada (pekerjaan) dan lokasinya memang di tempat yang ambruk itu, tapi itukan lay out tidak ada hubungannya dengan plafon. Kalau plafon itu sudah lama, saya lupa pastinya sejak tahun berapa," kata Gaguk.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Ruang Kelas SMAN 7 Mataram...
Ruang Kelas SMAN 7 Mataram Ambruk saat Jam Belajar, Siswa Berlarian Selamatkan Diri
Dorong Transparansi...
Dorong Transparansi Pendanaan NGO, Mahasiswa Jatim Minta Negara Perkuat Pengawasan
Bangunan Parkir Dua...
Bangunan Parkir Dua Lantai di Jakarta Utara Ambruk, Timpa 4 Mobil dan 1 Motor
ESQ Raih Penghargaan...
ESQ Raih Penghargaan atas Inovasi Pemetaan Talenta ASN Terbanyak dan Termodern Berbasis AI di Jawa Timur
2 Dosen di Jawa Timur...
2 Dosen di Jawa Timur Ajari Ibu Rumah Tangga di Dukuh Setro Buat Minuman Herbal
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Lengkapi Berkas Perkara...
Lengkapi Berkas Perkara Tersangka Anwar Sadad, KPK Periksa 6 Saksi
Rekomendasi
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan...
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan Produk Turunan Kakao EastFood Indonesia 2026
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
KPK Kembali Dipimpin...
KPK Kembali Dipimpin oleh Jenderal Polisi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved