Insentif Tenaga Keagamaan di Enrekang Tak Cair, Begini Penjelasan Pemerintah

Selasa, 12 Januari 2021 - 18:13 WIB
loading...
Insentif Tenaga Keagamaan...
Ilustrasi. Foto: Istimewa
A A A
ENREKANG - Tenaga keagamaan di Kabupaten Enrekang mempertanyakan insentif yang belum dibayarkan pemerintah selama tiga bulan, mulai Oktober hingga Desember 2020. Tenaga keagamaan itu meliputi imam masjid , penyuluh, guru mengaji , dan muazin.

"Sudah tiga bulan tidak dibayarkan, kami hanya ingin tahu saja apa alasannya. Secara ini hak kami sesuai akad di awal tahun lalu," ujar salah seorang imam masjid yang minta namanya tidak disebutkan, Selasa (12/1/2021).

Baca juga: Jalan Rusak yang Ditanami Pohon Pisang Warga Enrekang Akhirnya Diperbaiki

Selain insentif yang belum dibayarkan, ia juga menyampaikan dugaan pemangkasan insentif selama beberapa bulan. "Dulu dibayar Rp200 ribu rupiah, tapi sejak Juli hingga September cuma dibayarkan Rp150 ribu rupiah saja. Kok bisa ada kurangnya," tambahnya.

Kasubag Kesra Setda Enrekang , Zulkiflimenerangkan, insentif tenaga keagamaan memang hanya dibayarkan sembilan bulan. Pandemi Covid-19 kata dia menyebabkan terjadinya pemangkasan anggaran untuk tenaga keagamaan.

Baca juga: Bertahun-tahun Resahkan Warga, Tempat Pembuangan Sampah Ilegal Ditutup

"Iya memang ada pemangkasan anggaran tenaga keagamaan, Itu karena pendemi wabah Covid-19 . Hingga dilakukan rasionalisasi anggaran untuk sembilan bulan saja," ujarnya.

Lebih jauh Zulkifli menjelaskan bahwa, insentif tenaga keagamaan tahun 2020 sebenarnya hanya dibayarkan enam bulan. Namun, karena adanya penambahan di APBD perubahan, pembayaran insentif ditambah tiga bulan, sehingga total sembilan bulan.

Baca juga: Pemkab Enrekang Musnahkan Aset yang Tak Layak Pakai

"Justru kita bersyukur di perubahan ada tambahan anggaran, jadi dibayarkan tiga bulan lagi. Itupun mampunya hanya Rp190 ribu rupiah saja perbulannya," tambahnya.

Sehingga kata Zulkifli, tiga bulan selanjutnya mulai Oktober hingga Desember, insentif tidak lagi dibayarkan. Adapun tenaga keagamaan di Enrekang kurang lebih berjumlah 2.500 orang.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral! Imam Masjid Meninggal...
Viral! Imam Masjid Meninggal Dunia saat Sujud Salat Subuh
Gejolak Global Picu...
Gejolak Global Picu Kenaikan Harga Bahan Baku Kemasan, Amdatara Minta Insentif Pemerintah
Janji Kampanye Naikkan...
Janji Kampanye Naikkan Insentif RT/RW dan Pemasangan CCTV Belum Terealisasi, Ini Alasan Pramono
PBB 2025 Lebih Ringan!...
PBB 2025 Lebih Ringan! Ini Dia Insentif dari Pemprov DKI Jakarta
Heri Koswara: 1.033...
Heri Koswara: 1.033 RW Bakal Terima Dana Insentif Rp25 Juta per Tahun
Diduga Dendam, Kakek...
Diduga Dendam, Kakek 75 Tahun Menombak Imam Masjid
Menkes Kaji Insentif...
Menkes Kaji Insentif untuk Dokter Umum dan Gigi di Daerah Tertinggal
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Pemerintah Guyur Diskon...
Pemerintah Guyur Diskon Transportasi saat Libur Sekolah: Bisa jadi Penggerak Kelas Menengah
Rekomendasi
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved