Masih Zona Merah, DPRD Kritisi Penanganan Covid-19 di Kota Depok

Selasa, 12 Januari 2021 - 06:20 WIB
loading...
Masih Zona Merah, DPRD...
DPRD Kota Depok mengkritisi soal penanganan Covid-19 yang dilakukan Pemkot Depok saat ini.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A A A
DEPOK - DPRD Kota Depok mengkritisi soal penanganan Covid-19 yang dilakukan Pemkot Depok saat ini. Sehingga tidak heran kalau Kota Depok masih berada dalam zona merah Covid-19 hingga saat ini.

Anggota Komisi A DPRD Kota Depok, Ikravany Hilman menilai masih banyak hal yang harus diperbaiki dalam penanganan Covid-19 di Kota Depok. Menurutnya, dengan peraturan pemerintah yang ada dan memungkinkan Pemkot Depok melakukan tindakan-tindakan kedaruratan sendiri tanpa DPRD membuat pihaknya tidak banyak tahu soal penanganan Covid-19 di Depok.

"Bukan berarti sama sekali ada, dikasih tahu angka sekian yang direfocusing dan sebagainya itu ada. Kita enggak tahu ya, sudah saatnya, mau minta, sebelum nanti minta lagi nih soal anggaran lagi, refocusing lagi ini. Kalau sudah dibilangin supaya ada evaluasi dulu itu yang kemarin itu gimana dilihat," kata Ikra, Senin, 11 Januari 2021.

Dia mengaku tidak keberatan jika dilakukan refocusing anggaran. Hanya saja diperlukan keterbukaan penggunaan anggaran tersebut. Karena, menurutnya, dengan dana tersebut seharusnya bisa membangun infrastruktur seperti bangun jalan, sekolah dan sebagainya.

"Saya ingin evaluasi dulu seperti apa yang kemarin, kita mau seperti apa. Jangan bilang siap tapi ternyata tidak. Ketika ada orang sakit disuruh lah dia periksa ke puskesmas sendiri, enggak dijemput," ujarnya. (Baca: PSBB Jawa Bali Mulai Berlaku, Idris Minta Warga Tulus Ikhlas Ikuti Kebijakan)

Dia mengkritik soal penanganan yang dilakukan saat ini. Sehingga tidak heran kalau Kota Depok masih berada dalam zona merah hingga saat ini."Jadi jangan heran kalau kita merah terus. Karena kita nggak punya ambulans. Makanya terbukalah, kalau butuh ambulans nanti kita beli. Kemarin itu sampai Rp200 miliaran direfocusing,” tegasnya.

Ikra menambahkan, kalaupun yang akan dilakukan refocusing tahun ini lebih besar dari sebelumnya bukanlah masalah. Asalkan, kata dia peruntukkannya jelas dan transparan. "Kalaupun sampai Rp500 miliar enggak masalah, yang penting jelas buat apa dan memang ditujukan untuk mengatasi. Awal kalau teman-teman ngobrol sama saya dulu pernah saya saya minta di DPRD itu fokus anggarannya kepada pencegahan dan penanganan dari awal Rp100 miliar, pencegahannya cuma Rp6-10 miliar pencegahan, sisanya buat belanja banyak. Belanja alat ini, belanja ini banyak yang. Penting itu, tapi ini nggak bisa kita atasi ketika terjadi outbreak nggak ada yang mampu menampung. pencegahan itu harus ditekankan dari mulai sosialisasi penyediaan alat-alat penyediaan apa,” ucapnya.

Kendati demikian, Ikra menyambut baik ide dari Pemkot Depok soal Kampung Siaga Covid. Menurutnya, ini adalah solusi menangani permasalahan yang ada saat ini. “Sebetulnya ada ide dari pemerintah kota Yang luar biasa dari pemerintah kota ini saya apresiasi telepon langsung pembentukan Kampung siaga covid. Inilah sebetulnya alat untuk mengatasi covid ini tapi kan tidak terfokus di sini. Kalau ini betul disuport ini semuanya ya dari mulai sosialisasi pencegahan dan penanganan,” pungkasnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
47 Sekolah Swasta Gratis...
47 Sekolah Swasta Gratis di Depok 2026, dari Pancoran Mas, Beji, hingga Cinere
33 Sekolah Swasta di...
33 Sekolah Swasta di Depok Gratis Jenjang SMP, Cek Daftar Lengkapnya
Pemkot Gelar Depok Run...
Pemkot Gelar Depok Run Festival 22 Juni Bakal Diikuti 2.500 Peserta, Pakai Rute CFD
Rekomendasi
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Kasus Silmy Karim Cs,...
Kasus Silmy Karim Cs, KPK Geledah Kantor Imigrasi Denpasar
Berita Terkini
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Infografis
Daftar 19 Pemain Timnas...
Daftar 19 Pemain Timnas Futsal Indonesia di 4Nations World Series
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved