Kemenag Siapkan Tata Cara Manasik Haji secara Online

Jum'at, 17 April 2020 - 09:47 WIB
loading...
Kemenag Siapkan Tata...
Kementerian Agama (Kemenag) tetap mematangkan persiapan haji kendati hingga kini belum ada kejelasan dari Arab Saudi menyusul ada pandemi Covid-19. Foto: dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Meski belum ada kejelasan dari Arab Saudi menyusul adanya pandemi Covid-19, Kementerian Agama (Kemenag) tetap mematangkan persiapan haji. Untuk mengetahui tata cara ibadah dan sebagainya, Kemenag menyiapkan manasik haji dengan cara online. Agar menjangkau wilayah yang tak ada fasilitas internet, manasik haji akan dibantu lewat siaran radio dan televisi.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Nizar Ali mengatakan, pemerintah dan DPR telah menyepakati rencana ini. DPR bahkan menyetujui realokasi anggaran bimbingan manasik dari tatap muka menjadi online. “Kita akan lakukan realokasi anggaran untuk menunjang manasik online. Contohnya untuk fasilitas internet bagi jamaah haji,” ujar Nizar Ali di Jakarta kemarin. (Baca juga : Pandemi Virus Corona, Masjid Al-Aqsa Tiadakan Salat Tarawih )

Inovasi bimbingan manasik secara online ini, menurut Nizar, menjadi pilihan di tengah pandemi Covid-19, sementara jadwal pemberangkatan jamaah haji semakin dekat. “Kita tetap harus melakukan manasik haji untuk memberikan pembekalan bagi calon jamaah. Untuk itu, manasik tetap harus dilakukan,” kata dia.

Selain bimbingan manasik secara online, Nizar pun menuturkan saat ini pihaknya tengah menjajaki kerja sama dengan media televisi dan radio nasional. “Kita akan melakukan koordinasi setidaknya dengan TVRI maupun RRI agar memiliki slot khusus untuk bimbingan manasik jamaah haji,” ujar Nizar.

Dia menambahkan, ini menjadi satu di antara upaya Kemenag untuk memberikan bimbingan kepada calon jamaah haji yang ada di seluruh pelosok Indonesia. “Jadi bagi jamaah yang daerahnya tidak memiliki jaringan internet, informasi tentang manasik haji ini kita harap dapat diperoleh melalui siaran radio atau televisi,” kata Nizar.

Segera Diputuskan
Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ihsan Yunus berharap pemerintah khususnya Kemenag tegas memutuskan soal jadi atau tidak jamaah haji asal Indonesia berangkat haji tahun ini. “Saya mendorong pemerintah pusat tegas demi kemaslahatan umat untuk memiliki batas waktu dalam memutuskan apakah jadi atau tidak memberangkatkan jamaah haji tahun ini,” ujar dia.

Politikus PDI Perjuangan ini mengatakan, skenario pelaksanaan ibadah haji dengan pembatasan kuota dan social distancing selama berada di Arab Saudi dinilai membingungkan. “Ini masih belum masuk logika saya bagaimana pelaksanaannya. Apakah pemerintah harus melakukan tes swab terlebih dahulu untuk seluruh yang berangkat? Setelah tes swab apakah harus dikarantina dulu apabila ada yang positif?” tutur dia.

Pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VIII, Rabu (15/4) Nizar Ali mengatakan, pada akhir minggu keempat April akan ada pengumuman jadi atau tidak pelaksanaan haji tahun ini. “Ini informasi ter-update progres Arab Saudi. Ya, mudah-mudahan ini bisa paling enggak ada keputusan pasti,” ujarnya. Dia pun mengusulkan ibadah haji pada 2020 ditiadakan jika sampai akhir Mei mendatang belum ada keputusan dari Arab Saudi.
(nfl)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian...
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian GMS Bantul, Stafsus Menag: Kedepankan Musyawarah
Kemenag Gandeng Aktivis...
Kemenag Gandeng Aktivis Rohis Se-Indonesia Cetak Pemimpin Berkarakter lewat Kurikulum Cinta
Edukasi Generasi Muda,...
Edukasi Generasi Muda, Kemenag Launching Halal Goes to Campus di Unpad
WNA Protes Speaker Tadarus...
WNA Protes Speaker Tadarus di Gili Trawangan, Kemenag Ingatkan Penggunaan Pengeras Suara
Kukuhkan Rumah Moderasi...
Kukuhkan Rumah Moderasi Beragama, Staf Khusus Menag: Terus Jaga Kerukunan
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Rekomendasi
Keanu Angelo Dicecar...
Keanu Angelo Dicecar 28 Pertanyaan Terkait Kasus Dugaan Penipuan Hanania Travel
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Israel Bakal Sendirian Melawan Iran Jika Tingkatkan Konflik!
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Infografis
Jadwal Puncak Ibadah...
Jadwal Puncak Ibadah Haji 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved