Pengunjung Membludak, Polisi Bubarkan Kerumunan di Waterboom Lippo Cikarang

Senin, 11 Januari 2021 - 10:25 WIB
loading...
Pengunjung Membludak,...
Pengunjung Waterboom Lippo Cikarang membludak. Foto/Tangkapan layar
A A A
BEKASI - Kepolisian Sektor (Polsek) Cikarang Selatan membubarkan kerumunan di lokasi wisata Waterboom Lippo Cikarang di Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. Sebab, suasana pengunjung membludak dan tidak menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker .

Dalam video itu, nampak seseorang merekam suasana wisata air tersebut. Perekam video tersebut menyesalkan adanya keramaian yang tejadi di lokasi itu. (Baca juga: New Man Sasar Perumahan Elit, Langgar Protokol Kesehatan Didenda Rp150 Ribu )

"Enggak nyadar ya Waterboom, ini pandemi? Enggak takut kena Covid-19, heran, pada mau aja datang seperti ini. Demi uang Rp10 ribu kena Covid-19," kata salah seorang pengunjung.

Banyak sekali pengunjung, sehingga nampak tak menjaga jarak. Suasana di Waterboom Lippo Cikarang tampak tak seperti ada rasa takut akan virus Corona. Para pengunjung dengan santai berkerumun, bahkan banyak dari mereka tak mengenakan masker dan saling berdekatan. (Baca juga: Panglima TNI Minta Tokoh Papua Kedepankan Protokol Kesehatan Covid-19 )

Dalam video lainnya, nampak petugas kepolisian melakukan pembubaran kerumunan di lokasi wisata air Waterboom Lippo Cikarang tersebut. Dengan menggunakan pengeras suara, kepolisian meminta pengunjung membubarkan diri kembali ke rumah karena tidak ada penerapan protokol kesehatan Covid-19 dalam lokasi wisata tersebut.

Kepala Kepolisian Sektor Cikarang Selatan, Kompol Sukadi membenarkan peristiwa kerumunan di lokasi wisata tersebut. Menurut dia, petugas bersama Satgas Covid-19 langsung membubarkan kerumunan tersebut. "Iya benar, kejadian kemarin pada Minggu, 10 Januari 2021," katanya di Bekasi, Senin (11/1/2021).

Sukadi menuturkan, pihaknya yang mendapatkan laporan masyarakat terkait hal itu langsung mendatangi lokasi dan membubarkannya dan sampai 30 menit langsung bubar.Sukadi menyebut pengunjung wisata air itu membludak dikarenakan manajemen memberikan promo besar dari Rp95 ribu jadi Rp10 ribu.

Dari situ menjadi penyebab pengunjung membludak hingga mengabaikan protokol kesehatan Covid-19. Hanya karena waterboom membuka harga tiket itu dengan gila-gilaan. Warga datang berbondong-bondong datang dan mengabaikan protokol kesehatan dan tidak menggunakan masker.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Merasakan Keunikan Budaya...
Merasakan Keunikan Budaya Mongol Tanpa Keluar Negeri
16 Tempat Wisata Gratis...
16 Tempat Wisata Gratis untuk Pemegang Kartu KJP, dari Ancol hingga Museum
Bangkok Tawarkan Pengalaman...
Bangkok Tawarkan Pengalaman Wellness dan Lifestyle Eksklusif bagi Kreator hingga Wisatawan Dunia
Rekomendasi
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
Dokter Ungkap Bahaya...
Dokter Ungkap Bahaya Gula Berlebihan pada Anak, Bisa Turunkan Kecerdasan
Brigjen TNI Marinir...
Brigjen TNI Marinir Rino Rianto Resmi Jabat Dandenjaka, Pimpin Pasukan Elite TNI AL
Berita Terkini
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved