PMI Tangerang Bangun Posko Bantuan Evakuasi di Perairan Tanjung Kait
Minggu, 10 Januari 2021 - 15:23 WIB
loading...
Palang Merah Indonesia (PMI) Tangerang mendirikan posko korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di Pantai Tanjung Kait, Mauk, Kabupaten Tangerang, Minggu (10/1/2021). Okezone/Isty Maulidya
A
A
A
TANGERANG - Palang Merah Indonesia (PMI) Tangerang mendirikan posko korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di Pantai Tanjung Kait, Mauk, Kabupaten Tangerang, Minggu (10/1/2021). Posko tersebut digunakan untuk membantu pencarian korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182.
"Kita dirikan satu posko di sini (Tanjung Kait), posko ini nantinya digunakan untuk lokasi atau titik pencarian bantuan, serta sebagai posko jenazah dari korban Sriwijaya Air," kata Relawan PMI Kabupaten Tangerang, Otoy, Minggu, (10/1/2021).
PMI juga menyediakan armada baik itu kapal selam, ambulans, hingga mobil jenazah. Kurang lebih 100 personel turut bersiaga di posko tersebut. "Kita siapkan armada juga, lalu kita juga dibantu dari TNI AL dan Basarnas, kurang lebih total 100 personel siaga di sini," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Biro Humas PMI Kota Tangerang, Ade Kurniawan mengatakan, saat ini pihaknya sudah menerjunkan personel sebanyak 19 orang dan 4 unit kendaraan baik mobil jenazah, ambulans dan pick up baik di Bandara Soekarno-Hatta, di perairan Tanjung Kait, Tangerang dan di Tanjung Priok, Jakarta.
"Kita dirikan satu posko di sini (Tanjung Kait), posko ini nantinya digunakan untuk lokasi atau titik pencarian bantuan, serta sebagai posko jenazah dari korban Sriwijaya Air," kata Relawan PMI Kabupaten Tangerang, Otoy, Minggu, (10/1/2021).
PMI juga menyediakan armada baik itu kapal selam, ambulans, hingga mobil jenazah. Kurang lebih 100 personel turut bersiaga di posko tersebut. "Kita siapkan armada juga, lalu kita juga dibantu dari TNI AL dan Basarnas, kurang lebih total 100 personel siaga di sini," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Biro Humas PMI Kota Tangerang, Ade Kurniawan mengatakan, saat ini pihaknya sudah menerjunkan personel sebanyak 19 orang dan 4 unit kendaraan baik mobil jenazah, ambulans dan pick up baik di Bandara Soekarno-Hatta, di perairan Tanjung Kait, Tangerang dan di Tanjung Priok, Jakarta.
Lihat Juga :