Baguna PDIP DKI Jakarta Siap Kolaborasi Program Kemensos Tangani Bansos Covid-19
Jum'at, 08 Januari 2021 - 12:35 WIB
loading...
A
A
A
Dalam audiensi tersebut, sambung Kent, Presiden United Cities and Local Goverments Asia-Pacific masa bakti 2018-2020 itu pun menyetujui jika Baguna DKI Jakarta akan mengawal program-program Kemensos RI di lingkup DKI Jakarta. (Baca juga: Di Tengah Pandemi Covid-19, Kepala Baguna PDIP Bantu Warga Kurang Mampu di Jakbar)
"Alhamdullilah, Puji Tuhan, Ibu Mensos menyetujui. Semoga niatan dan ikhtiar saya ini bisa berguna dan bermanfaat bagi masyarakat Jakarta. Kami Baguna DKI Jakarta siap membantu program Ibu Risma, untuk menyalurkan bantuan warga yang terdampak langsung pandemi Covid-19," sambung Kent.
Selain itu, kata Kent, Baguna DKI Jakarta juga akan melakukan kegiatan sosialisasi kepada warga terkait program-program Kemensos RI di tengah pandemi Covid-19 saat ini, khususnya di DKI Jakarta."Kita siap mensosialisasikan program-program Kemensos, dan akan kerja secara maksimal dan penuh tanggung jawab untuk mensejahterakan masyarakat, khususnya di Jakarta," tuturnya.
Di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini, lanjut Kent, pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus berkolaborasi dalam menangani kesulitan apa yang dirasakan oleh masyarakat. Dan seharusnya Pemprov DKI juga wajib menggencarkan sosialisasi secara intens dan melakukan pendataan kembali untuk bantuan pemenuhan kebutuhan bagi masyarakat yang tidak pernah mendapatkan bansos serta warga lanjut usia dan kaum disabilitas. Terutama bagi yang belum pernah terdaftar sebagai penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT).
“Karena bantuan sosial seperti BLT, Program Keluarga Harapan dan Lansia tidak menjangkau sebagian besar masyarakat. Oleh karena itu, dalam membantu program-program Kemensos RI, Baguna DKI Jakarta akan melakukan pendataan kepada warga yang benar-benar terdampak langsung pandemi ini, seperti lansia dan fakir miskin,” ungkapnya.
Kent pun meminta kepada Kemensos RI untuk memaksimalkan untuk program perlindungan lansia dan fakir miskin. Sebab para lansia dan fakir miskin merupakan kelompok yang rentan dengan permasalahan sosial.
"Alhamdullilah, Puji Tuhan, Ibu Mensos menyetujui. Semoga niatan dan ikhtiar saya ini bisa berguna dan bermanfaat bagi masyarakat Jakarta. Kami Baguna DKI Jakarta siap membantu program Ibu Risma, untuk menyalurkan bantuan warga yang terdampak langsung pandemi Covid-19," sambung Kent.
Selain itu, kata Kent, Baguna DKI Jakarta juga akan melakukan kegiatan sosialisasi kepada warga terkait program-program Kemensos RI di tengah pandemi Covid-19 saat ini, khususnya di DKI Jakarta."Kita siap mensosialisasikan program-program Kemensos, dan akan kerja secara maksimal dan penuh tanggung jawab untuk mensejahterakan masyarakat, khususnya di Jakarta," tuturnya.
Di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini, lanjut Kent, pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus berkolaborasi dalam menangani kesulitan apa yang dirasakan oleh masyarakat. Dan seharusnya Pemprov DKI juga wajib menggencarkan sosialisasi secara intens dan melakukan pendataan kembali untuk bantuan pemenuhan kebutuhan bagi masyarakat yang tidak pernah mendapatkan bansos serta warga lanjut usia dan kaum disabilitas. Terutama bagi yang belum pernah terdaftar sebagai penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT).
“Karena bantuan sosial seperti BLT, Program Keluarga Harapan dan Lansia tidak menjangkau sebagian besar masyarakat. Oleh karena itu, dalam membantu program-program Kemensos RI, Baguna DKI Jakarta akan melakukan pendataan kepada warga yang benar-benar terdampak langsung pandemi ini, seperti lansia dan fakir miskin,” ungkapnya.
Kent pun meminta kepada Kemensos RI untuk memaksimalkan untuk program perlindungan lansia dan fakir miskin. Sebab para lansia dan fakir miskin merupakan kelompok yang rentan dengan permasalahan sosial.
Lihat Juga :