PSBB Jawa-Bali, Wagub DKI: Alhamdulillah Tinggal Disamakan Periodenya

Kamis, 07 Januari 2021 - 23:01 WIB
loading...
PSBB Jawa-Bali, Wagub...
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, pihaknya masih menggodok aturan penyesuaian menyikapi penerapan PSBB Ketat di Pulau Jawa dan Bali. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, pihaknya masih menggodok aturan penyesuaian menyikapi penerapan Pembatasan Sosial Skala Besar ( PSBB) Ketat di Pulau Jawa dan Bali .

"Namun hasil rapat hari Selasa (5/1/2021), kita ingin melakukan beberapa kebijakan pengetatan, dan waktu itu pak gubernur akan menghubungi pemerintah pusat untuk koordinasi, termasuk untuk membahas agar ke depan kebijakan antara beberapa daerah, di antaranya antara Pemprov DKI dengan Bodetabek bisa disamakan," kata Wagub Ariza di Balai Kota DKI, Kamis (7/1/2021).

Ia menjelaskan, sebelumnya pernah terjadi ketika Pemprov DKI melakukan pengetatan, karena di sekitar Jakarta dibuka, maka warga Jakarta makan dan lain sebagainya ke daerah sekitar Jakarta. Kemudian kembali ke Jakarta lagi. (Baca juga: PSBB Jawa Bali Dilakukan 11-25 Januari 2021, Ini Alasannya )

"Jadi ke depan kita harapkan ada satu kebijakan dari pemerintah pusat yang menyamakan regulasi antara Jakarta dengan beberapa daerah, dan juga yang pernah saya sampaikan, kalau bisa periodesisasi PSBBnya disamakan tidak hanya Jakarta dan beberapa daerah, tapi juga daerah lain. Dan Alhamdulillah ternyata apa yang kita harapkan kemarin pemerintah pusat membuat suatu kebijakan yang baik, terutama ada kesamaan kebjakan antara Jakarta Jawa-Bali ini sesuatu yang baik," katanya.

Menurut Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta itu, kebijakan ini diharapkan bisa sama semua. Jadi PSBBnya bisa sama periodesasinya. "Kemudian ini kita implementasikan bersama, saya kira ini sesuatu yang baik ya, karena memang Pemprov Jakarta arahnya juga seperti itu," ujarnya.

Pekerjaan Rumah bagi Pemprov DKI tinggal menyesuaikan dengan aturan PSBB Jawa-Bali. Adapun soal rem darurat, menurut Wagub, hal itu harus dilaksanakan secara bertahap. (Baca juga: Mendagri Terbitkan Instruksi Pembatasan Kegiatan, Ini Isi Lengkapnya )

"Saya kira tinggal kita sinkronisasi, harmonisasi, saya kira arahnya sama. Prinsipnya perlu ada peningkatan pengawasan peningkatan disiplin, peningkatan kebijakan untuk perlunya ada pengetatan pemerintah pusat. Umpamanya pemerintah pusat melakukan pengetatan dari 50% perkantoran jadi 25% yang bekerja di kantor. Begitu juga restoran yang tadinya kebijakannya makannya 50% di tempat menjadi 25%. Saya kira ini kebijakan yang baik, memang kita perlu waktu dan tahapan tidak bisa serta merta melakukan rem darurat, tapi arahnya perlu ada pengetatan. Dan itu sudah diambil oleh pemerintah pusat, tentu kami senang mendukung, tinggal nanti kita akan koordinasikan melalui apakah nanti melalui pergub, kepgub, atau surat edaran," katanya.

(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Profil Eddie Marzuki...
Profil Eddie Marzuki Nalapraya, Jenderal TNI Berjuluk Bapak Pencak Silat yang Pernah Jabat Wagub Jakarta
Datangi Balai Kota Jakarta,...
Datangi Balai Kota Jakarta, Rano Karno Lihat Ruangan Kerja
4 Gubernur Jakarta yang...
4 Gubernur Jakarta yang Dulunya Wagub dari Henk Ngantung hingga Djarot Saiful Hidayat
Rekomendasi
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Berita Terkini
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved