Sebelum Bakar Pesawat MAF, TPNPB OPM Todong Pilot dan Umbar Tembakan di Bandara

Kamis, 07 Januari 2021 - 19:23 WIB
loading...
Sebelum Bakar Pesawat...
Kelompok bersenjata yang mengklaim sebagai Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) OPM menyerang dan membakar Pesawat Twin Otter di Bandara Pagamba, Distrik Biandoga, Intan Jaya, Papua. Foto iNews TV/Chanry AS
A A A
INTAN JAYA - Sekelompok bersenjata yang mengklaim sebagai Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) menyerang dan membakar Pesawat Twin Otter milik perusahaan MAF di Bandara Pagamba, Distrik Biandoga, Kabupaten Intan Jaya, Papua. Aksi pembakaran terjadi saat pesawat landing di Bandara Pagamba dari Kota Nabire, Papua pada Rabu 6 Januari 2021.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Achmad Mustofa Kamal menjelaskan, atas kejadian tersebut Kepolisian Daerah Papua (Polda Papua) langsung menangani kasus pembakaran pesawat MAF di Kampung Pagamba, Distrik Mbiandoga, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

(Baca:OPM Bakar Pesawat Misionaris di Bandara Pagamba Intan Jaya Papua)

Menurut Kamal, kronologis kejadian pembakaran tersebut dimana Pesawat MAF PK-MAX yang dipiloti Warga Negara Amerika atas nama Alex Luferchek berangkat dari Bandara Nabire dengan membawa dua penumpang yakni masyarakat setempat dengan tujuan Pagamba (Bandara perintis milik MAF) Distrik Biandoga Kabupaten Intan Jaya.

Lalu, kata Kamal, pada Rabu 6 Januari 2021 sekitar pukul 09.30 WIT, pilot Pesawat MAF PK-MAX Alex Luferchek melaporkan Via Radio ke kantor MAF bahwa pesawat telah mendarat di Bandara Pagamba dengan baik. Selanjutnya pilot turun dari Pesawat kemudian datang seseorang (diduga Kelompok Kriminal Bersenjata ) yang berada di sekitar tempat pesawat berhenti dengan membawa senjata dan mengeluarkan tembakan ke Udara sambil menyuruh pilot untuk merunduk.

Namun pilot diamankan oleh para pendeta dan masyarakat ke Kampung Tekai perbatasan antara Kampung Bugalaga dan Kampung Pagamba, Distrik Mbiandoga, Kabupaten Intan Jaya. Kemudian pesawat tersebut dibakar oleh kelompok kriminal bersenjata.

(Baca juga: OPM Kalikopi Diduga Kelompok Bersenjata yang Menembaki Helikopter di Tembagapura)

"Pembakaran pesawat MAF tersebut kemudian terdeteksi oleh Basarnas pusat dan menyampaikan kepada yayasan MAF di Nabire untuk mengecek pesawat PK - MAX yang dipiloti Alex Luferchek," jelas Kamal.

Selanjutnya menurut Kamal, untuk mengevakuasi pilot berkebangsaan Amerika tersebut, pada hari Kamis 7 Januari 2021 pukul 06.00 bertempat di Bandar Udara Wamena telah berangkat Heli Vida yang dipiloti Natan Fagerlie untuk mengevakuasi pilot pesawat MAF PK -MAX dari Kampung Tekai perbatasan antara Kampung Bugalaga dan Kampung Pagamba Distrik Mbiandoga menuju Nabire.

"Langkah-langkah Kepolisian yang dilakukan yakni menerima laporan, berkoordinasi dengan pihak terkait, melakukan penyelidikan dan penyidikan. Kasus tersebut dalam penanganan Polres Nabire," timpalnya.

Kombes Pol Ahmad Muthofa Kamal mengatakan, Polres Nabire telah melakukan koordinasi dengan Polres Intan Jaya untuk menuju ke lokasi kejadian.

"Karena kejadian tersebut terjadi di wilayah Polres Intan Jaya, namun terkendala lokasi sebab hanya dapat dijangkau melalui jalur udara. Namun anggota akan sesegera mungkin mendatangi lokasi guna dilakukan olah TKP," tandasnya.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Kondisi Pengungsi Moskona...
Kondisi Pengungsi Moskona Teluk Bintuni Memprihatinkan Pascaserangan Separatis Papua
Satgas Operasi Damai...
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Tangkap KKB Penembak Warga Sipil
Operasi TNI di Papua...
Operasi TNI di Papua Jadi Sorotan Dunia, Pembebasan Pilot Dinilai Humanis dan Profesional
Biadab, OPM Tembak Mati...
Biadab, OPM Tembak Mati ASN di Yahukimo Papua
Pengamat Militer: Pembangunan,...
Pengamat Militer: Pembangunan, Keamanan, dan Keadilan Sosial Kunci Atasi Konflik Papua
Lumpuhkan 10 OPM dan...
Lumpuhkan 10 OPM dan Rebut 56 Markas, Satgas Marinir Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari KSAL
1 Mei, Papua, dan Janji...
1 Mei, Papua, dan Janji yang Belum Selesai
Rekomendasi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved