Positif Corona di Jateng Meningkat, Dewan Desak Pemprov Lebih Tegas

Kamis, 14 Mei 2020 - 21:26 WIB
loading...
Positif Corona di Jateng...
Ketua DPRD Jateng Bambang Kusriyanto saat penyerahan bantuan APD di RSUD Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (14/5/2020). Foto : Istimewa
A A A
SEMARANG - Pemerintah didesak lebih tegas dalam menerapkan pembatasan sosial guna mengurangi penyebaran COVID-19 di Jawa Tengah . DPRD Jateng menyoroti ada dua titik rawan, yaitu masih banyaknya pemudik yang lolos dan peningkatan aktivitas di pasar tradisional jelang Idul Fitri.

Ketua DPRD Jateng Bambang Kusriyanto mengatakan, angka positif COVID-19 di Jateng terus meningkat. Hal ini diantaranya disebabkan banyaknya pemudik dari luar kota, khususnya Jakarta yang lolos sampai kampung halaman di Jateng.

Menurutnya, penerapan larangan mudik yang diterapkan pemerintah tidak berjalan dengan baik. Akibatnya, banyak pemudik yang bisa sampai ke Jateng dan ditengarai membawa virus corona.

“Pemerintah kurang tegas menerapkan larangan mudik, banyak yang lolos sampai Jateng,” ungkapnya usai memberi bantuan alat pelindung diri (APD) di RSUD Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (14/5/2020).

Politisi yang akrab disapa Bambang Kribo ini menjelaskan, pemerintah baik pusat maupun daerah seharusnya bisa mengantisipasi kenaikan kasus positif Corona dengan melakukan berbagai cara. Lolosnya pemudik juga harus diantisipasi oleh pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota.

Hal lain yang perlu diantisipasi adalah peningkatan aktivitas di pasar tradisional menjelang Lebaran. “Kan sudah diprediksi kalau Mei ini jadi puncak penyebaran COVID-19. Harusnya bisa diantisipasi. Kalau pasarnya penuh dan banyak yang tidak menerapkan protokol kesehatan, upaya pembatasan bisa gagal," ujarnya.

Hingga Kamis (14/5/2020), jumlah kasus positif Covid-19 di Jateng mencapai 1.108. Sementara jumlah Pasien dalam Pengawasan tembus 4.137.

Ditanya wacana penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di seluruh Pulau Jawa, pihaknya menyatakan tidak sepakat PSBB diterapkan di Jateng. Sebab, pemerintah kabupaten/kota tidak memiliki kemampuan yang sama dalam mengcover kebutuhan warganya.

“Kemampuan pemerintah kabupaten/kota di Jateng berbeda beda. Intinya kalau harus mencover seluruh kebutuhan masyarakatnya saya rasa berat,” tandasnya.

Masing masing daerah, lanjutnya, memiliki karakteristik persoalan yang berbeda-beda sehingga penanganannyapun juga berbeda beda.

Sementara itu, APD yang dibagikan kepada tenaga medis di RSUD Ambarawa berupa baju hazmat, masker kesehatan, masker kain, dan puluhan alat rapid test.

Penyerahan bantuan tersebut juga diikuti Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha, Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening dan seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Semarang.

Dirut RSUD Ambarawa Choirul mengatakan sebelumnya sebanyak 128 tenaga medis di RS tersebut telah di rapid test. Mereka terdiri dari perawat, radiografer, analis, hingga dokter spesialis.

"Hasil rapid test, ada empat yang positif. Namun setelah ditindaklanjuti dengan swab, hasilnya negatif Covid-19," ungkapnya.(Baca juga : Pandemi COVID-19, Petani Jawa Tengah Sumbang 5 Ton Beras )
(nun)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Provinsi Sepakat...
10 Provinsi Sepakat Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi di Rakergub FKD-MPU 2026
Seluruh Kantor Pertanahan...
Seluruh Kantor Pertanahan di Jateng Tetap Buka selama Libur Nyepi dan Idulfitri
19.000 Orang Ikuti Program...
19.000 Orang Ikuti Program Mudik Gratis ke Jawa Tengah di TMII
Partai Perindo dan Pemprov...
Partai Perindo dan Pemprov Jateng Bersinergi Entaskan Kemiskinan
Imbas Banjir Grobogan,...
Imbas Banjir Grobogan, 9 Ribu KK Terdampak
Binawan dan Poltekkes...
Binawan dan Poltekkes Kemenkes Semarang Resmikan Pusat Karier Internasional
Buka Cabang Semarang,...
Buka Cabang Semarang, Linktown Bidik Penjualan Rp500 Miliar per Tahun di Jateng
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Saudari Cristiano Ronaldo...
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Berita Terkini
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved