Bogor Tunda Pembelajaran Tatap Muka, Bima Arya: Nasib Generasi Masa Depan Harus Dijaga

Selasa, 05 Januari 2021 - 20:13 WIB
loading...
Bogor Tunda Pembelajaran...
Pemkot Bogor menunda pembelajaran tatap muka yang sedianya dibuka pekan depan tepatnya 11 Januari 2021. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto akhirnya mengumumkan penangguhan pembelajaran tatap muka yang sedianya dibuka pekan depan tepatnya 11 Januari 2021.

Keputusan ditundanya pembelajaran tata muka di Kota Bogor dikarenakan ada tiga syarat dibukanya sekolah di masa pandemi Covid-19 belum terpenuhi di antaranya persetujuan pihak sekolah dan orang tua siswa. (Baca juga:Masih Sekolah Online, Warganet: Kalau Sampai 13 Maret, Ulang Tahun Dah Anak-anak Belajar dari Rumah)

Kemudian, kondisi kelas, kursi telah ditata dengan rapi, perlengkapan protokol kesehatan, jarak minimal antara tempat duduk 1,5 meter hingga jadwal belajar harus diatur.

Terakhir, perilaku wajib menggunakan masker, cuci tangan pakai sabun atau menggunakan hand sanitizer. "Selama tiga hal itu belum ya sampai akhir tahun belum, tapi kalau pertengahan tahun tiga hal itu terpenuhi bisa dimulai, namun baru simulasi," ujar Bima di Balai Kota Bogor, Selasa (5/1/2021).

“Sebab, nyawa generasi masa depan bukan untuk uji coba. Ini nasib anak-anak kita, nasib generasi masa depan yang harus dijaga," tambahnya. (Baca juga:DKI Perpanjang Belajar dari Rumah, Ini Masukan KPAI untuk PJJ di Jakarta)

Pemkot Bogor kembali berpikir ulang dan menegaskan bahwa pembelajaran tatap muka di masa pandemi Covid-19 bukanlah sesuatu yang harus dijadikan eksperimen, tapi harus dipertimbangkan secara komprehensif. "Jadi ini bukan eksperimen. Ini sesuatu yang harus dipikirkan secara matang," ucap Bima.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemendagri Canangkan...
Kemendagri Canangkan Satpol PP sebagai Pelopor Gerakan Indonesia Asri
Wamendagri: Kepemimpinan...
Wamendagri: Kepemimpinan Adaptif dan Inovatif di Daerah Sangat Penting
Wamendagri Buka Suara...
Wamendagri Buka Suara Soal Usulan Denda e-KTP Hilang: Itu Biaya Cetak Baru
Rekomendasi
Driver Taksi Ini Simpan...
Driver Taksi Ini Simpan Rahasia Gelap, Nonton Microdrama Midnight Meter di V+Short
Kubu Roy Suryo: Saksi...
Kubu Roy Suryo: Saksi Ahli Polda Metro Jaya Tidak Paham UU ITE
FPBS UPI Gelar Lokakarya...
FPBS UPI Gelar Lokakarya Puisi dan Bedah Buku Sonata Senja, Dorong Mahasiswa Aktif Menulis
Berita Terkini
Pramono Anung Janji...
Pramono Anung Janji JPO Tendean Segera Dibangun Kembali
Terduga Pelaku Teror...
Terduga Pelaku Teror Bom di Jaksel Jadi Tersangka, Fahira Idris Minta 6 Hal Ini Jadi Perhatian
Perkuat Ekonomi Kerakyatan,...
Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Yolanda Mambu Dorong APBD Parigi Moutong Prorakyat
Pembunuh Sadis Pengemudi...
Pembunuh Sadis Pengemudi Ojol di Tangerang Ditetapkan Jadi Tersangka
Pemkot Tangsel Bangun...
Pemkot Tangsel Bangun 3.280 PJU, Benyamin Davnie: Agar Aktivitas Masyarakat Aman
Densus 88 Antiteror:...
Densus 88 Antiteror: Bom Rakitan di MAN 3 Padang Berdaya Ledak Rendah
Infografis
5 Alasan Kapal Induk...
5 Alasan Kapal Induk AS Tak Lagi Relevan dalam Perang Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved