Usai Videonya Viral, Warga Buat Pernyataan Penolakan Deklarasi Jundullah

Selasa, 05 Januari 2021 - 14:40 WIB
loading...
Usai Videonya Viral,...
Warga Kampung Cicalengka/Sasak Bubur RT 04/03, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cihampelas, KBB, dipimpin ustaz Ali membacakan surat pernyataan penolakan bersama atas deklarasi Jundullah yang videonya viral, Selasa (5/1/2021). Foto/Tangkapan Layar
A A A
BANDUNG BARAT - Usai video deklarasi pembentukan Jundullah (Tentara Allah) di sebuah masjid di Kampung Sasak Bubur, RT 04/03, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cihampelas, Kecamatan Bandung Barat (KBB), yang viral di media sosial, unsur Muspika langsung bergerak cepat.

Aparat pemerintahan desa, kecamatan, Kapolsek, serta Danramil langsung datang ke lokasi untuk menetralisir keadaan. Mereka memberikan pemahaman agar warga jangan mudah terperdaya, khususnya terkait dengan deklarasi Jundullah yang videonya viral. (Baca juga: Beredar Deklarasi Pembentukan Kelompok Jundullah di Bandung Barat, Ada Apa?)

"Kami tadi sudah berkumpul dengan unsur Muspika dan warga. Hasilnya dibuat surat pernyataan bersama oleh warga yang ditandatangani di atas materai," kata Kepala Desa Mekarmukti Andriawan Burhanudin kepada SINDOnews, Selasa (5/1/2021).

Surat pernyataan bersama itu ditandatangani oleh sebanyak 14 warga yang hadir pada saat deklarasi. Isi dari pernyataan tersebut adalah, bahwa warga Kampung Cicalengka/Sasak Bubur RT 04/03, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cihampelas, KBB , membatalkan deklarasi Jundullah .

Selain membatalkan, warga juga menolak deklaras Jundullah yang dipimpin ustaz Erwan Sa'ad di Masjid Jami Lembur Sawah, pada Jumat 1 Januari 2021 pukul 13.00 WIB. Dipimpin oleh ustaz Ali, jamaah di masjid tersebut mengatakan, jika penolakan dan pembatalan deklarasi dilakukan bukan atas paksaan atau intervensi pihak manapun. (Baca juga: Soal Rapid Tes Antigen, Dinkes Siapkan Formulasi Teknis di Lapangan)

Andriawan menerangkan, acara deklarasi tersebut tanpa diketahui oleh warga sebelumnya sehingga banyak yang merasa kaget. Ketika itu warga usai salat Jumat diminta untuk tidak dulu pulang oleh ustaz Erwan Sa'ad. Tidak lama kemudian mereka berbaris dan membacakan tulisan yang isinya deklarasi Jundullah. Karena merasa tidak enak warga lalu mengikuti kata-kata yang dibacakan.

"Jadi warga itu tidak tahu mau dekklarasi, spontanitas usai salat jumat diminta jangan dulu pulang. Pas udahnya baru warga kaget dan sempat mengkomunikasikan ke pengurus. Mereka ngakunya gak enak ke pa ustaz (Erwan Sa'ad) karena sering ngisi pengajian di masjid itu," tuturnya.

(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Jawa Barat Diprediksi...
Jawa Barat Diprediksi Hujan Sangat Lebat hingga 4 Mei 2026, Rawan Banjir
Anggota DPRD Jabar Soroti...
Anggota DPRD Jabar Soroti Dugaan Praktik Tak Wajar di Perguruan Tinggi
Musda XI Tetapkan Daniel...
Musda XI Tetapkan Daniel Muttaqien Syaifuddin sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat
83 Kantong Jenazah Dievakuasi...
83 Kantong Jenazah Dievakuasi dari Lokasi Longsor Bandung Barat, Pencarian Dilanjutkan
Tinjau Korban Longsor...
Tinjau Korban Longsor di Cisarua, Stafsus Menag: Bagian dari Traumatic Healing
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Kisah Karin Manuela...
Kisah Karin Manuela di Audisi Miss Indonesia 2026, Bangkit Setelah Gagal Tahun Lalu
Rekomendasi
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Reuni Harmoni Lintas...
Reuni Harmoni Lintas Generasi
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved