Tahap Pertama, 38.880 Tenaga Kesehatan di Jawa Timur Akan Divaksin COVID-19
Senin, 04 Januari 2021 - 17:04 WIB
loading...
Tahap pertama, sebanyak 38.880 tenaga kesehatan di Jawa Timur dkan divaksin.Foto/Lukman Hakim
A
A
A
SURABAYA - Distribusi vaksin COVID-19 tahap pertama tahun 2021 mulai tiba di Jawa Timur (Jatim), Senin (4/1/2021) pagi. Total ada sebanyak 77.760 vaksin yang diterima Pemprov Jatim. Jika satu orang harus divaksin dua kali, maka untuk tahap pertama diperuntukkan 38.880 orang.
"Prioritas pertama vaksin adalah SDM kesehatan (tenaga kesehatan). Nah tahap pertama ini, vaksin yang kami terima berjumlah 77.760. Artinya distribusi vaksin tahap pertama ini cukup untuk 38.880 orang. Sebab, setiap orang divaksin sebanyak dua kali. Sedangkan jumlah SDM Kesehatan di Jatim berjumlah 196.459 orang. Artinya tahap pertama ini baru cukup untuk 19,79% SDM Kesehatan di Jatim," kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Senin (4/1/2021).
Total, saat ini di Jatim sudah ada sebanyak 2.404 tenaga vaksinator yang siap melakukan imunisasi vaksin COVID-19. Bahkan mulai pagi ini, jumlah tenaga vaksinator juga akan ditambah dengan melakukan pelatihan untuk 73 angkatan. Dimana setiap angkatan terdiri dari 100 orang calon vaksinator.
(Baca juga: Distribusi 77.760 vaksin COVID-19, Dinkes Jatim Tunggu Rekomendasi BPOM )
Pelatihan untuk penambahan tenaga vaksinator ini akan dilakukan dalam 19 gelombang. Detailnya yaitu di 968 puskesmas sebanyak 2.904 orang, dan di 435 rumah sakit dengan total 4.350 orang. Sehingga nanti setelah pelatihan, jumlah vaksinator akan bertambah sebanyak 7.254 orang dengan kondisi telah bersertifikat. Sedangkan untuk cold chain atau rantai dingin untuk distribusi vaksin telah siap se Jatim dan per kabupaten kota.
“Saya masih minta Kadinkes Jatim memastikan bahwa kondisi lemari pendingin dan termos pembawa vaksin dalam keadaan baik. Jika dalam seminggu ini ada yang rusak maka harus segera diganti agar vaksin aman,” tandas Khofifah.
Sejauh ini, inventarisasi sarana rantai dingin vaksin seperti lemari es di Jatim telah ada sejumlah 1.308 unit dan dipastikan dalam kondisi baik. Untuk vaccine carrier telah disiapkan sejumlah 12.903 unit dan juga telah dipastikan dalam kondisi baik.
"Prioritas pertama vaksin adalah SDM kesehatan (tenaga kesehatan). Nah tahap pertama ini, vaksin yang kami terima berjumlah 77.760. Artinya distribusi vaksin tahap pertama ini cukup untuk 38.880 orang. Sebab, setiap orang divaksin sebanyak dua kali. Sedangkan jumlah SDM Kesehatan di Jatim berjumlah 196.459 orang. Artinya tahap pertama ini baru cukup untuk 19,79% SDM Kesehatan di Jatim," kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Senin (4/1/2021).
Total, saat ini di Jatim sudah ada sebanyak 2.404 tenaga vaksinator yang siap melakukan imunisasi vaksin COVID-19. Bahkan mulai pagi ini, jumlah tenaga vaksinator juga akan ditambah dengan melakukan pelatihan untuk 73 angkatan. Dimana setiap angkatan terdiri dari 100 orang calon vaksinator.
(Baca juga: Distribusi 77.760 vaksin COVID-19, Dinkes Jatim Tunggu Rekomendasi BPOM )
Pelatihan untuk penambahan tenaga vaksinator ini akan dilakukan dalam 19 gelombang. Detailnya yaitu di 968 puskesmas sebanyak 2.904 orang, dan di 435 rumah sakit dengan total 4.350 orang. Sehingga nanti setelah pelatihan, jumlah vaksinator akan bertambah sebanyak 7.254 orang dengan kondisi telah bersertifikat. Sedangkan untuk cold chain atau rantai dingin untuk distribusi vaksin telah siap se Jatim dan per kabupaten kota.
“Saya masih minta Kadinkes Jatim memastikan bahwa kondisi lemari pendingin dan termos pembawa vaksin dalam keadaan baik. Jika dalam seminggu ini ada yang rusak maka harus segera diganti agar vaksin aman,” tandas Khofifah.
Sejauh ini, inventarisasi sarana rantai dingin vaksin seperti lemari es di Jatim telah ada sejumlah 1.308 unit dan dipastikan dalam kondisi baik. Untuk vaccine carrier telah disiapkan sejumlah 12.903 unit dan juga telah dipastikan dalam kondisi baik.
Lihat Juga :