Kebijakan Sekolah Tatap Muka di Luwu Diserahkan ke Kepsek
Senin, 04 Januari 2021 - 16:52 WIB
loading...
Simulasi sekolah tatap muka di tengah pandemi Covid-19 di salah satu sekolah di Kota Makassar. Foto: SINDOnews/Ilustrasi
A
A
A
LUWU - Sekolah tatap muka bagi murid dan siswa di Kabupaten Luwu hingga saat ini belum jelas. Pasalnya, hingga Senin 4 Januari, beberapa sekolah masih meliburkan muridnya, ada pula sebaliknya.
Kepala Dinas Pendidikan Luwu , Hasbullah dikonfirmasi SINDOnews mengatakan, kebijakan sekolah tatap muka saat ini diserahkan kepada pihak sekolah atau kepala sekolah (kepsek) .
Baca juga: Disdik Pastikan Tak Ada Sekolah Tatap Muka Awal Tahun 2021 di Luwu Timur
"Kami masih menunggu regulasi atau surat edaran. Jadi sampai hari ini, belum ada pegangan kami untuk melakukan pembelajaran tatap muka ataupun melarang pembelajaran tatap muka ," ujarnya.
"Sehingga kebijakan proses belajar langsung di sekolah kami berikan kepada para kepala sekolah di Luwu, tentunya melalui persetujuan Dinas Pendidikan ," lanjutnya.
Dikatakan Hasbullah, kepala sekolah bisa saja mengambil kebijakan untuk membolehkan pembelajaran tatap muka selama memenuhi beberapa ketentuan.
Baca juga: Kasus Positif COVID-19 Naik, Sekolah Tatap Muka Diminta Ditunda
"Pertama hasil melapor atau berkoordinasi dengan kabupaten atau pihak dinas, melihat kondisi lingkungan, melihat jumlah murid atau siswa," ujarnya.
Dia menjelaskan, laporan ke dinas menjadi syarat wajib agar pihak dinas melakukan koordinasi ke Dinas Kesehatan atau Tim Gugus, terkait kondisi kesehatan warga di sekitar sekolah tersebut.
Dinas Pendidikan membolehkan adanya pembelajaran tatap muka selama jumlah murid dibatasi, atau separuh dari rombongan belajar dalam tiap kali pertemuan.
Baca juga: Kadisdik Sulsel Apresiasi Keputusan Pemkot Parepare Tunda Sekolah Tatap Muka
"Dan yang paling penting, tidak ada kasus positif Covid di sekitar sekolah, dalam wilayah desa. Terakhir pihak sekolah wajib menyediakan tempat cuci tangan depan kelas," tekannya.
Dari pantauan SINDOnews, beberapa murid dan siswa sekolah di Luwu hari ini terlihat berseragam sekolah dan menuju sekolahnya. Ada pula beberapa sekolah yang telah membatalkan rencana sekolah tatap muka melalui pesan singkat di grup WhatsApp.
Kepala Dinas Pendidikan Luwu , Hasbullah dikonfirmasi SINDOnews mengatakan, kebijakan sekolah tatap muka saat ini diserahkan kepada pihak sekolah atau kepala sekolah (kepsek) .
Baca juga: Disdik Pastikan Tak Ada Sekolah Tatap Muka Awal Tahun 2021 di Luwu Timur
"Kami masih menunggu regulasi atau surat edaran. Jadi sampai hari ini, belum ada pegangan kami untuk melakukan pembelajaran tatap muka ataupun melarang pembelajaran tatap muka ," ujarnya.
"Sehingga kebijakan proses belajar langsung di sekolah kami berikan kepada para kepala sekolah di Luwu, tentunya melalui persetujuan Dinas Pendidikan ," lanjutnya.
Dikatakan Hasbullah, kepala sekolah bisa saja mengambil kebijakan untuk membolehkan pembelajaran tatap muka selama memenuhi beberapa ketentuan.
Baca juga: Kasus Positif COVID-19 Naik, Sekolah Tatap Muka Diminta Ditunda
"Pertama hasil melapor atau berkoordinasi dengan kabupaten atau pihak dinas, melihat kondisi lingkungan, melihat jumlah murid atau siswa," ujarnya.
Dia menjelaskan, laporan ke dinas menjadi syarat wajib agar pihak dinas melakukan koordinasi ke Dinas Kesehatan atau Tim Gugus, terkait kondisi kesehatan warga di sekitar sekolah tersebut.
Dinas Pendidikan membolehkan adanya pembelajaran tatap muka selama jumlah murid dibatasi, atau separuh dari rombongan belajar dalam tiap kali pertemuan.
Baca juga: Kadisdik Sulsel Apresiasi Keputusan Pemkot Parepare Tunda Sekolah Tatap Muka
"Dan yang paling penting, tidak ada kasus positif Covid di sekitar sekolah, dalam wilayah desa. Terakhir pihak sekolah wajib menyediakan tempat cuci tangan depan kelas," tekannya.
Dari pantauan SINDOnews, beberapa murid dan siswa sekolah di Luwu hari ini terlihat berseragam sekolah dan menuju sekolahnya. Ada pula beberapa sekolah yang telah membatalkan rencana sekolah tatap muka melalui pesan singkat di grup WhatsApp.
(luq)
Lihat Juga :