Begini Penjelasan RSUD Bogor Terkait Jenazah Covid-19 Nyaris Tertukar
Minggu, 03 Januari 2021 - 21:16 WIB
loading...
A
A
A
"Saya dikejar lagi oleh keluarga karena ingin melihat bagian muka jenazah. Setelah dibuka ternyata bukan keluarganya tapi laki-laki, sementara yang meninggal itu perempuan. Saya konfirmasi ke pemulasaran, apa yang terjadi ternyata ada kesalahan pengambilan jenazah dari ruang isolasi," jelas Taufik. (Baca juga: Pecah Rekor 57 Per Hari, Sudah 4.000 Jenazah COVID-19 Dimakamkan di TPU Tegal Alur)
Akhirnya dilakukan pendampingan oleh pihak rumah sakit kepada keluarga menuju ruang isolasi untuk melihat jenazah sang ibu. Ketika telah dipastikan benar, jenazah langsung dibawa petugas ke ruang forensik untuk dilakukan protokol Covid-19.
"Jenazah dibawa keluar dari ruang isolasi ke instalasi forensik lagi. Sempat dicek dulu oleh keluarga dengan protokol ternyata benar. Setelah itu saya minta kepada petugas menangani sebaik-baiknya," katanya.
Dia lantas mendampingi proses pemulangan jenazah hingga dibawa menggunakan ambulans ke Leuwiliang sekitar pukul 09.00 WIB. RSUD Kota Bogor telah meminta maaf kepada keluarga atas insiden tersebut dan semua permasalahan sudah selesai. "Ini menjadi bahan evaluasi kami juga. Secara pribadi kami mengakui ada layanan yang kurang pas. Saya sampaikan permohonan maaf," ujar Taufik.
Akhirnya dilakukan pendampingan oleh pihak rumah sakit kepada keluarga menuju ruang isolasi untuk melihat jenazah sang ibu. Ketika telah dipastikan benar, jenazah langsung dibawa petugas ke ruang forensik untuk dilakukan protokol Covid-19.
"Jenazah dibawa keluar dari ruang isolasi ke instalasi forensik lagi. Sempat dicek dulu oleh keluarga dengan protokol ternyata benar. Setelah itu saya minta kepada petugas menangani sebaik-baiknya," katanya.
Dia lantas mendampingi proses pemulangan jenazah hingga dibawa menggunakan ambulans ke Leuwiliang sekitar pukul 09.00 WIB. RSUD Kota Bogor telah meminta maaf kepada keluarga atas insiden tersebut dan semua permasalahan sudah selesai. "Ini menjadi bahan evaluasi kami juga. Secara pribadi kami mengakui ada layanan yang kurang pas. Saya sampaikan permohonan maaf," ujar Taufik.
(jon)
Lihat Juga :