Arus Balik Wisata di Puncak Bogor Siang Ini Ramai Lancar, Satu Wisatawan Positif
Minggu, 03 Januari 2021 - 13:59 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Sekretaris Satpol PP Kabupaten Bogor, Iman Wahyu Budiana menyebutkan di Check Point Posko COVID-19 Simpang Gadog, menyebutkan pada hari ini seperti biasa sejak pagi hingga pukul 10.00 WIB rutin menggelar operasi yustisi. (Baca juga; Arus Balik Libur Tahun Baru, Tol Jakarta Cikampek Masih Lengang )
"Seusai dengan perintah Bupati bahwa kita melaksanakan operasi Yustisi dan melakukan rapid test antigen COVID-19. Hasilnya ada 100 kendaraan lebih yang sudah diputar balikan lagi. Mereka sebagian melakukan rapid test antigen yang dilakukan pemerintah daerah dari pagi sampai dengan saat ini yang menjalani rapid sebanyak 40 orang. 1 di antaranya positif," katanya.
Tak hanya itu, kata dia, Tim Penindak Pelanggar Protokol Kesehatan COVID-19 (TP3KC) Kabupaten Bogor juga terus melakukan patroli ke sejumlah tempat wisata di kawasan Puncak. "Di tempat wisata kita intensif melakukan semacam wara wiri mengimbau untuk tidak terjadi kerumunan," katanya.
Pihaknya mencatat dari 1.200 orang yang menjalani pemeriksaan sejak awal libur natal dan tahun baru, tepatnya mulai 24 Desember 2020 hingga saat ini hanya 18 wisatawan yang positif. "Untuk yang positif antisipasinya kita akan berkordinasi dengan dinas kesehatan setempat asal mereka. Jadi hasil dari pada itu akan kita sampaikan kepada daerah asal mereka untuk ditindak lanjuti," pungkasnya.
"Seusai dengan perintah Bupati bahwa kita melaksanakan operasi Yustisi dan melakukan rapid test antigen COVID-19. Hasilnya ada 100 kendaraan lebih yang sudah diputar balikan lagi. Mereka sebagian melakukan rapid test antigen yang dilakukan pemerintah daerah dari pagi sampai dengan saat ini yang menjalani rapid sebanyak 40 orang. 1 di antaranya positif," katanya.
Tak hanya itu, kata dia, Tim Penindak Pelanggar Protokol Kesehatan COVID-19 (TP3KC) Kabupaten Bogor juga terus melakukan patroli ke sejumlah tempat wisata di kawasan Puncak. "Di tempat wisata kita intensif melakukan semacam wara wiri mengimbau untuk tidak terjadi kerumunan," katanya.
Pihaknya mencatat dari 1.200 orang yang menjalani pemeriksaan sejak awal libur natal dan tahun baru, tepatnya mulai 24 Desember 2020 hingga saat ini hanya 18 wisatawan yang positif. "Untuk yang positif antisipasinya kita akan berkordinasi dengan dinas kesehatan setempat asal mereka. Jadi hasil dari pada itu akan kita sampaikan kepada daerah asal mereka untuk ditindak lanjuti," pungkasnya.
(wib)
Lihat Juga :