Tekan penyebaran Covid-19 di Depok, UI Maksimalkan Kolaborasi Kampung Siaga dan Satgas Covid
Sabtu, 02 Januari 2021 - 13:58 WIB
loading...
Universitas Indonesia (UI) pun berkolaborasi dengan Pemkot Depok melalui Kampung Siaga yang siap dan tangguh dalam menghadapi pandemi dan bencana.Foto/SINDOnews/R Ratna Purnama
A
A
A
DEPOK - Hingga kini penyebaran Covid-19 di Kota Depok masih tinggi. Bahkan okupansi tempat tidur di rumah sakit di Kota Depok sudah diatas 80 persen atau jauh di atas standar WHO.
Peran seluruh masyarakat dan stakeholder menjadi penting untuk menekan angka penyebaran. Sebagai bentuk Tridarma pendidikan, Universitas Indonesia (UI) pun berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Kampung Siaga yang siap dan tangguh dalam menghadapi Pandemi dan Bencana. Program yang menggali potensi masyarakat dalam lewel rukun warga dan rukun tetangga sangat efektif dalam mengidentifikasi warga yang terkan COVID-19 baik yang dengan gejala ataupun tanpa gejala (OTG).
Tim Pengabdian Masyarakat dari Program Pendidikan Vokasi dengan dukungan Direktorat Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia yang diketuai oleh Deni Danial Kesa, melakukan gerakan revitalisasi kolaborasi antara satgas wilayah Kukusan bersama tokoh pemuda, dan pemerintah Desa dalam mewujudkan kembali efektifitas Kampung Siaga, di wilayah kelurahan Kukusan, Kota Depok. “Dengan membuat prosedur operasional baku penanganan mandiri yang berawal dari gerakan komunitas di tingkat lingkungan warga,” kata Deni, Sabtu (2/1/2021).
Pihaknya menyerahkan bantuan ketersediaan alat P3K penanganan Covid dari Tim kepada satgas, dan di saksikan oleh aparatur pemerintah setempat. Kegiatan yang bertujuan untuk tetap memelihara kesadaran dan empati warga terhadap bahaya Covid-19. “Tidak hanya sebatas itu, tim juga memberikan pemahaman terhadap pentingnya call Center dan prosedur baku yang harus disosialisasikan kepada seluruh warga supaya lebih tanggap terhadap perkembangan Virus yang berbahaya ini,” ujarnya.
Pendampingan dari civitas akademika Universitas Indonesia dan model yang dikembangkan oleh masyarakat bisa di perbanyak dan dibuat standar dalam mengedepankan kemandirian wilayah serta menumbuhkan empati. “Desa yang memperhatikan protokol kesehatan dan mampu memanfaatkan setiap peluang dan memperkuat ketahanan masyarakat terhadap segala ancaman dan gangguan yang berkembang,” tambahnya.
Peran seluruh masyarakat dan stakeholder menjadi penting untuk menekan angka penyebaran. Sebagai bentuk Tridarma pendidikan, Universitas Indonesia (UI) pun berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Kampung Siaga yang siap dan tangguh dalam menghadapi Pandemi dan Bencana. Program yang menggali potensi masyarakat dalam lewel rukun warga dan rukun tetangga sangat efektif dalam mengidentifikasi warga yang terkan COVID-19 baik yang dengan gejala ataupun tanpa gejala (OTG).
Tim Pengabdian Masyarakat dari Program Pendidikan Vokasi dengan dukungan Direktorat Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia yang diketuai oleh Deni Danial Kesa, melakukan gerakan revitalisasi kolaborasi antara satgas wilayah Kukusan bersama tokoh pemuda, dan pemerintah Desa dalam mewujudkan kembali efektifitas Kampung Siaga, di wilayah kelurahan Kukusan, Kota Depok. “Dengan membuat prosedur operasional baku penanganan mandiri yang berawal dari gerakan komunitas di tingkat lingkungan warga,” kata Deni, Sabtu (2/1/2021).
Pihaknya menyerahkan bantuan ketersediaan alat P3K penanganan Covid dari Tim kepada satgas, dan di saksikan oleh aparatur pemerintah setempat. Kegiatan yang bertujuan untuk tetap memelihara kesadaran dan empati warga terhadap bahaya Covid-19. “Tidak hanya sebatas itu, tim juga memberikan pemahaman terhadap pentingnya call Center dan prosedur baku yang harus disosialisasikan kepada seluruh warga supaya lebih tanggap terhadap perkembangan Virus yang berbahaya ini,” ujarnya.
Pendampingan dari civitas akademika Universitas Indonesia dan model yang dikembangkan oleh masyarakat bisa di perbanyak dan dibuat standar dalam mengedepankan kemandirian wilayah serta menumbuhkan empati. “Desa yang memperhatikan protokol kesehatan dan mampu memanfaatkan setiap peluang dan memperkuat ketahanan masyarakat terhadap segala ancaman dan gangguan yang berkembang,” tambahnya.
Lihat Juga :