Hasil Olah TKP, Kapolresta: Penyebab Kebakaran SPBU di Pekanbaru Diduga karena HP
Sabtu, 02 Januari 2021 - 11:04 WIB
loading...
Petugas Pemadan Kebakaran memadamkan amukan sijago merah yang menghanguskan SPBU dan Mobil di Jalan Ababil Kecamatan Sukajadi, Pekabaru. (Foto:SINDONews/Banda Tanjung)
A
A
A
PEKANBARU - Polresta Pekanbaru , Riau sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran yang terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Ababil Kecamatan Sukajadi. Hasil penyelidikan penyebab kebakaran di SPBU tersebut diduga dipicu adanya radiasi handpone (HP).
"Diduga api berasal dari frekuensi HP yang berbunyi dari dalam mobil yang sedang melakukan pengisian BBM sehingga menimbulkan percikan api yang menyebabkan kebakaran," kata Kapolresta Pekanbaru , Kombes Nandang Mu'min Wijaya Sabtu (2/1/2021). BACA JUGA: Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah, SPBU dan Mobil Terbakar di Pekanbaru
Dia menjelaskan satu orang mengalami luka bakar. Korban adalah Muhammad Deni pengendara mobil Toyota Avanza yang sedang mengisi bahan bakar di SPBU tersebut. "Korban mengalami luka bakar di wajah dan dilarikan ke rumah sakit," ujar pucuk pimpinan Polresta Pekanbaru.
Hasil keterangan saksi yang sudah diperiksa polisi, saat itu pengendara mobil sedang mengisi Sabtu (2/1/2021) dini hari. Di SPBU itu ada tiga karyawan SPBU . Tidak berapa petugas mengisi bahan bakar di mobil dengan nomor polisi BM 1241 SX tiba tiba muncul percikan api. BACA JUGA: Hajab! Proyek Jalan Miliaran Rupiah di Batubara Retak dan Terkelupas
"Saat nozel pom bensin dimasukan ke tanki mobil, sekira kurang lebih satu menit, tiba tiba keluar api dari lobang tanki mobil dan membesar serta membakar kendaraan,"imbuhnya.
Saat melihat adanya api membesar petugas SPBU segera memijit tombol darurat dan segera mengambil alat pemadamapi. Namun setelah racun api digunakan api sudah tidak terkendali dan semakin besar. "Korban akhirnya ke luar dari dalam mobil. Korban saat ini dirawar di Rumah Sakit Ibnu Sina," tandasnya.
Selain menghanguskan SPBU , mobil korban juga ikut terbakar. Kerugian ditaksir ratusan juta rupiah. BACA JUGA: Rindu Anak dan Ibu, Cewek Narkoba Menangis Dengarkan Siraman Rohani Kapolres Batubara
"Diduga api berasal dari frekuensi HP yang berbunyi dari dalam mobil yang sedang melakukan pengisian BBM sehingga menimbulkan percikan api yang menyebabkan kebakaran," kata Kapolresta Pekanbaru , Kombes Nandang Mu'min Wijaya Sabtu (2/1/2021). BACA JUGA: Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah, SPBU dan Mobil Terbakar di Pekanbaru
Dia menjelaskan satu orang mengalami luka bakar. Korban adalah Muhammad Deni pengendara mobil Toyota Avanza yang sedang mengisi bahan bakar di SPBU tersebut. "Korban mengalami luka bakar di wajah dan dilarikan ke rumah sakit," ujar pucuk pimpinan Polresta Pekanbaru.
Hasil keterangan saksi yang sudah diperiksa polisi, saat itu pengendara mobil sedang mengisi Sabtu (2/1/2021) dini hari. Di SPBU itu ada tiga karyawan SPBU . Tidak berapa petugas mengisi bahan bakar di mobil dengan nomor polisi BM 1241 SX tiba tiba muncul percikan api. BACA JUGA: Hajab! Proyek Jalan Miliaran Rupiah di Batubara Retak dan Terkelupas
"Saat nozel pom bensin dimasukan ke tanki mobil, sekira kurang lebih satu menit, tiba tiba keluar api dari lobang tanki mobil dan membesar serta membakar kendaraan,"imbuhnya.
Saat melihat adanya api membesar petugas SPBU segera memijit tombol darurat dan segera mengambil alat pemadamapi. Namun setelah racun api digunakan api sudah tidak terkendali dan semakin besar. "Korban akhirnya ke luar dari dalam mobil. Korban saat ini dirawar di Rumah Sakit Ibnu Sina," tandasnya.
Selain menghanguskan SPBU , mobil korban juga ikut terbakar. Kerugian ditaksir ratusan juta rupiah. BACA JUGA: Rindu Anak dan Ibu, Cewek Narkoba Menangis Dengarkan Siraman Rohani Kapolres Batubara
(zai)
Lihat Juga :