17 Desa Terpencil Teraliri Listrik, Elektrifikasi di Riau Capai 100 Persen
Jum'at, 01 Januari 2021 - 10:33 WIB
loading...
A
A
A
Adapun, 17 desa yang memperoleh listrik tersebut terdiri dari 11 desa di Provinsi Riau, yaitu Desa Dua Sepakat, Desa Ludai, Desa Batu Sanggan, Desa Tanjung Beringin, Desa Pangkalan Serai, Desa Subayang Jaya, Desa Terusan, Desa Aur Kuning, Desa Pelanduk, Desa Suraya Mandiri, dan Desa Pulau Ruku.
Sementara enam desa di Provinsi Kepulauan Riau yang dialiri listrik, yaitu Desa Cempa, Desa Tanjung Batu Kecil, Desa Tanjung Hutan, Desa Air Asuk, Desa Liuk dan Desa Lidi.
"PLN akan meresmikan 17 desa dan 17 dusun di dua lokasi sekaligus, di Riau nilai investasi sebesar 90 Miliar dengan potensi 1950 calon pelanggan, sehingga di penghujung tahun rasio elektrifikasi desa berlistrik Riau sudah 100%, sementara untuk Provinsi Kepulauan Riau nilai investasi sebesar 38 miliar dengan potensi 1800 calon pelanggan, rasio elektrifikas desa berlistrik mencapai 91,35%," terang General Manager PT PLN Unit Induk Wilayah Riau dan Kepulauan Riau, Dispriansyah.
Dirinya menjelaskan, secara pasokan listrik PLN sangat siap, cadangan daya sebesar 136 MW, siap melistriki Kepulauan Riau, sementara di Provinsi Riau cadangan daya sebesar 200 MW, dan dalam waktu dekat akan mendapatkan tambahan daya sebesar 200 MW, sehingga pada 2021 cadangan daya di Provinsi Riau sebesar 400 MW.
"PLN siap mendorong roda perekonomian dan sektor lainnya.Dalam lima tahun terakhir, Rasio Elektrifikasi (RE) di Provinsi Riau meningkat sebanyak 14,06 persen dari sebelumnya 77,53 persen hingga saat ini sudah mencapai 91,59 %. Sedangkan Rasio Elektrifikasi Provinsi Kepulauan Riau mengalami peningkatan sebesar 7,39 persen dari sebelumnya 90,95% menjadi 98,29 persen," tukasnya.
Sementara enam desa di Provinsi Kepulauan Riau yang dialiri listrik, yaitu Desa Cempa, Desa Tanjung Batu Kecil, Desa Tanjung Hutan, Desa Air Asuk, Desa Liuk dan Desa Lidi.
"PLN akan meresmikan 17 desa dan 17 dusun di dua lokasi sekaligus, di Riau nilai investasi sebesar 90 Miliar dengan potensi 1950 calon pelanggan, sehingga di penghujung tahun rasio elektrifikasi desa berlistrik Riau sudah 100%, sementara untuk Provinsi Kepulauan Riau nilai investasi sebesar 38 miliar dengan potensi 1800 calon pelanggan, rasio elektrifikas desa berlistrik mencapai 91,35%," terang General Manager PT PLN Unit Induk Wilayah Riau dan Kepulauan Riau, Dispriansyah.
Dirinya menjelaskan, secara pasokan listrik PLN sangat siap, cadangan daya sebesar 136 MW, siap melistriki Kepulauan Riau, sementara di Provinsi Riau cadangan daya sebesar 200 MW, dan dalam waktu dekat akan mendapatkan tambahan daya sebesar 200 MW, sehingga pada 2021 cadangan daya di Provinsi Riau sebesar 400 MW.
"PLN siap mendorong roda perekonomian dan sektor lainnya.Dalam lima tahun terakhir, Rasio Elektrifikasi (RE) di Provinsi Riau meningkat sebanyak 14,06 persen dari sebelumnya 77,53 persen hingga saat ini sudah mencapai 91,59 %. Sedangkan Rasio Elektrifikasi Provinsi Kepulauan Riau mengalami peningkatan sebesar 7,39 persen dari sebelumnya 90,95% menjadi 98,29 persen," tukasnya.
Lihat Juga :