Sejarah Petamburan Kelurahan di Mana Habib Rizieq Tinggal, dari VOC Kini Jadi Museum Tekstil

Jum'at, 01 Januari 2021 - 06:25 WIB
loading...
A A A
(Baca juga : Kapolri Idham Azis Terbitkan Maklumat tentang FPI )

Merujuk dari peta lama Jakarta tahun 1876 terpantau kawasan Petamburan merupakan kawasan permukiman. Sementara Slipi dan Palmerah merupakan lahan perkebunan.

Sembilan tahun kemudian yakni tahun 1885 peta kawasan ini berubah. Lahan-lahan pertanian di sekitaran Slipi berubah menjadi permukiman. Begitupun dengan kawasan Petamburan yang kini berubah menjadi kawasan permukiman.

“Di sana permukiman warga menjadi kian banyak. Tapi, masih ada kaitannya dengan pertanian dan kebon pala,” kata Chandrian.

Seiring berkembangnya kawasan Tanah Abang sejak operasi perdana jalur kereta Jakarta - Angke - Rangkasbitung pada 1 Oktober 1899 oleh Perusahaan Kereta Api Hindia Belanda, Staatsspoorwegwn Westerlijnen (SS-WL). Kawasan Tanah Abang kian berkembang pesat, rumah-rumah penduduk mulai bermunculan di Petamburan yang hanya berjarak kurang dari 1 kilometer dari Tanah Abang. (Baca juga: Sejarah Jakarta, Disebut di Batu Tulis Purnawarman yang Berkembang Menjadi Bandar Besar

Museum Tekstil

Museum Tekstil dibangun sekitar abad ke-19 oleh saudagar Perancis. Bangunan Museum Tekstil kemudian dijual ke konsulat Ottoman Turki, Abdul Aziz Al Musawi Al Katiri. Tahun 1942, bangunan itu kemudian dijual kembali ke penjual barang antik, Karel Cristian Cruq yang dikenal Vermeulen.

Sempat dijadikan markas Pemuda Barisan Pelopor dan BKR tahun 1945. Tahun 1947, bangunan itu kemudian dibeli dan dijadikan tempat tinggal saudagar Cina Lie Siong Phin yang kemudian menyewakan kepada Dinas Perumahan Departemen Sosial dan dijadikan rumah tinggal sekaligus penampungan orang-orang jompo.

Dalam buku ‘Jakarta Sejarah 400 Tahun’ yang ditulis Susan Blackburn. Menjelang abad 19, Museum Tekstil kemudian dibeli oleh Abban bin Abubakar Alatas, keturunan Sayid Abdullah bin Alwi Alatas.
Sejarah Petamburan Kelurahan di Mana Habib Rizieq Tinggal, dari VOC Kini Jadi Museum Tekstil
Museum Tekstil, Petamburan, Tanah Abang. Foto: Dok Okezone

Pembelian ini menjadi tanda ekspansi dan migrasi orang-orang Arab dari kawasan Pekojaan ke Tanah Abang. Tak lama kemudian sejumlah orang Arab bermukim di sekitar Museum Tekstil, Tanah Abang hingga Petamburan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Peristiwa Bersejarah...
Peristiwa Bersejarah 21 Mei 1998, BJ Habibie Ucapkan Sumpah Jabatan Presiden di Istana Merdeka
Rekomendasi
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Berita Terkini
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved