COVID-19 di Babel Melonjak, Gubernur Perintahkan Tindak Tegas Pelanggar Proskes
Sabtu, 26 Desember 2020 - 11:31 WIB
loading...
Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, memutuskan untuk mengeluarkan kebijakan tegas dalam menyelamatkan daerahnya. iNews TV/Haryanto
A
A
A
PANGKALPINANG - Angka kasus COVID-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) kian melonjak dan mengkhawatirkan. Puluhan kasus terbaru kembali tercatat, bahkan sehari kemarin tiga warga meninggal karena COVID-19.
Penyebab utama melonjaknya angka penyebaran virus corona, disinyalir karena kedisiplinan terhadap protokol kesehatan melemah. Hal itu membuat Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, memutuskan untuk mengeluarkan kebijakan tegas dalam menyelamatkan daerahnya.
"Kemarin ada tiga orang meninggal dunia dan jumlah kasus positif bertambah 79 kasus. Ini angka yang tidak bisa dianggap main-main. Saya memutuskan untuk membuat langkah serius dan terukur," kata Erzaldi, Sabtu (26/12/2020).
Langkah itu, tutur dia, akan menggandeng TNI-Polri, Polisi Pamong Praja, dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (GTPPC-19) Babel, untuk menggelar razia masker secara massif dan bertindak tegas kepada pemilik usaha yang membandel.
Selain itu, Gubernur Erzaldi meminta seluruh kepala daerah di Bangka Belitung kembali fokus terhadap penanganan COVID-19. "Kami sudah berkoordinasi dengan jajaran Polda Babel untuk melakukan razia masker. Ini harus menjadi perhatian kita semua. Kita harus kembali melakukan pengetatan agar jumlah kasus ini tidak semakin liar. Peningkatan jumlah kasus melonjak tajam utamanya di Pangkalpinang dan Bangka," ujarnya.
Penyebab utama melonjaknya angka penyebaran virus corona, disinyalir karena kedisiplinan terhadap protokol kesehatan melemah. Hal itu membuat Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, memutuskan untuk mengeluarkan kebijakan tegas dalam menyelamatkan daerahnya.
"Kemarin ada tiga orang meninggal dunia dan jumlah kasus positif bertambah 79 kasus. Ini angka yang tidak bisa dianggap main-main. Saya memutuskan untuk membuat langkah serius dan terukur," kata Erzaldi, Sabtu (26/12/2020).
Langkah itu, tutur dia, akan menggandeng TNI-Polri, Polisi Pamong Praja, dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (GTPPC-19) Babel, untuk menggelar razia masker secara massif dan bertindak tegas kepada pemilik usaha yang membandel.
Selain itu, Gubernur Erzaldi meminta seluruh kepala daerah di Bangka Belitung kembali fokus terhadap penanganan COVID-19. "Kami sudah berkoordinasi dengan jajaran Polda Babel untuk melakukan razia masker. Ini harus menjadi perhatian kita semua. Kita harus kembali melakukan pengetatan agar jumlah kasus ini tidak semakin liar. Peningkatan jumlah kasus melonjak tajam utamanya di Pangkalpinang dan Bangka," ujarnya.
Lihat Juga :