Januari - November 2020, Neraca Perdagangan Jatim Defisit

Selasa, 22 Desember 2020 - 09:50 WIB
loading...
Januari - November 2020,...
ilustrasi
A A A
SURABAYA - Selama Januari - November 2020, neraca perdagangan Jawa Timur (Jatim) mengalami defisit USD513,44 juta. Defisit ini akibat selisih perdagangan ekspor-impor di sektor nonmigas yang surplus sebesar USD1,67 miliar. Akan tetapi selisih perdagangan ekspor-impor di sektor migas justru mengalami defisit sebesar USD2,18 miliar.

"Surplus sektor nonmigas ini perlu lebih ditingkatkan agar neraca perdagangan Jatim berubah menjadi surplus di periode berikutnya. Disamping itu perlu diupayakan untuk menekan atau mengurangi defisit dari sektor migas," kata Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, Umar Sjaifudin dalam rilisnya, Selasa (22/12/2020).

(Baca juga: Tusuk Istri Polisi hingga Tewas, Pelaku Ditangkap saat Berlindung dalam Masjid )

Data BPS Jatim juga mencatat, neraca perdagangan Jatim selama bulan November 2020 defisit sebesar USD166,73 juta. Defisit ini disebabkan karena adanya selisih nilai perdagangan yang negatif. Baik pada sektor migas maupun pada sektor nonmigas.

Selisih nilai perdagangan pada sektor migas defisit sebesar USD106,05 juta. "Sedangkan selisih nilai perdagangan pada sektor nonmigas mengalami defisit sebesar USD60,69 juta," ujar Umar.

Sementara itu, selama Januari - November 2020, nilai impor nonmigas dari kelompok negara ASEAN sebesar USD 2,11 miliar. Utamanya berasal dari Thailand dengan nilai sebesar USD702,36 juta atau dengan peranan sebesar 4,66%.

Sedangkan nilai impor dari kawasan Uni Eropa sebesar USD1,28 miliar dan utamanya berasal dari Jerman sebesar USD 411,42 juta atau dengan kontribusi sebesar 2,73%.

(Baca juga: Suzuki New Carry Minibus dan Blind Van Karoseri Mengaspal di Jatim, Ini Harganya )

Tiga negara utama penyumbang impor ke Jatim pada periode Januari - November 2020, masih didominasi dari Tiongkok dengan nilai impor sebesar USD4,37 miliar atau dengan kontribusi sebesar 28,98%.

Disusul berikutnya impor dari Amerika Serikat sebesar USD1,15 miliar atau dengan kontribusi sebesar 7,61% serta dari Thailand sebesar USD702,36 juta atau dengan kontribusi sebesar 4,66%.



Secara kumulatif Januari - November 2020, komoditas bahan bakar motor, tanpa timbal dari RON lainnya tidak dicampur, menjadi komoditas impor yang dominan dengan kontribusi 5,93%, setara USD1,06 miliar.

Disusul komoditas hasil dari ekstraksi minyak kacang kedelai lainnya dengan kontribusi 3,81% atau setara USD683,33 juta. Berikutnya, komoditas emas dalam bentuk bongkah, ingot atau batang tuangan dengan kontribusi 2,86% atau setara USD513,21 juta
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bantu Warga Urus Sertifikat,...
Bantu Warga Urus Sertifikat, 40 Kantor Pertahanan di Jatim Tetap Beroperasi saat Lebaran
Kepala BSKDN Ajak ASN...
Kepala BSKDN Ajak ASN Jatim Bangun Kebijakan Berdampak Berbasis SDM dan Digital
Pelaku Usaha IHT Madura...
Pelaku Usaha IHT Madura Minta Pemerintah Pusat Lakukan Pembinaan
Santri Pesantren Teknologi...
Santri Pesantren Teknologi Majapahit Juara 1 JYCC 2025, Temukan Inovasi Deteksi Autisme
Cetak Inovator Birokrasi...
Cetak Inovator Birokrasi Indonesia, LAN dan Pemprov Jatim Gelar ASN LIFT Expo 2025,
Ekonomi Jatim Triwulan...
Ekonomi Jatim Triwulan III 2025 Tumbuh Tertinggi 1,70%, Khofifah: Bukti Soliditas Semua Pihak
Ekspor April 2026 Melesat...
Ekspor April 2026 Melesat 21,98% Tembus Rp449.6 Triliun, Ini Penopangnya
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
Gap Dagang Puluhan Miliar...
Gap Dagang Puluhan Miliar Dolar dengan AS-China di Balik Pembentukan BUMN Khusus Ekspor DSI
Rekomendasi
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Sarwendah Hapus Sejumlah...
Sarwendah Hapus Sejumlah Brand dari Bio Instagram, Ada Apa?
Berita Terkini
Parapuar 2026 Hadirkan...
Parapuar 2026 Hadirkan Senja, Budaya dan Musik di Labuan Bajo
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Infografis
Mulai Januari 2025 Gaji...
Mulai Januari 2025 Gaji Guru Non-ASN Bakal Naik Rp2 Juta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved